Usai Banjir Probolinggo Surut, Cak Dayat Ajak Semua Pihak Cari Solusi Permanen

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cak Dayat, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari fraksi PDI Perjuangan (berbaju merah) saat mengikuti FGD terkait penanganan bencana khususnya banjir
Cak Dayat, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari fraksi PDI Perjuangan (berbaju merah) saat mengikuti FGD terkait penanganan bencana khususnya banjir

i

PROBOLINGGO — Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Arief Hidayat atau yang akrab disapa Cak Dayat, mengatakan bahwa penanganan banjir tidak boleh berhenti hanya karena air sudah surut. 

Hal ini ia sampaikan dalam forum diskusi (FGD) di Kecamatan Leces yang membahas cara mengatasi banjir di daerah rawan.

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan, Camat Leces, Kepala BPBD, perwakilan kepolisian dan TNI, serta beberapa kepala desa dan instansi terkait.

Cak Dayat menegaskan, setelah banjir surut, semua pihak harus duduk bersama untuk mencari solusi jangka panjang. Tujuannya agar banjir tidak terus terjadi setiap tahun.

“Penanganan bencana tidak selesai saat banjir surut. Kita harus cari solusi permanen agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya Jumat (06/03/2026).

Dalam forum itu, dibahas beberapa titik banjir di Leces. Hasilnya, ada dua jenis solusi yang disepakati, yaitu jangka pendek dan jangka panjang.

Solusi Jangka Pendek:

· Di simpang tiga dekat rel kereta api, jalan akan ditinggikan dengan karung pasir (sandbag) dan dilakukan pengecoran.

· Saluran air di depan SPPG dan di bawah rumah kos akan dibersihkan agar air mengalir lancar.

Solusi Jangka Panjang:

· Pipa saluran air di depan SPPG akan diperbesar agar mampu menampung debit air saat hujan deras.

Untuk titik banjir di Jalan Kiai Sekar (belakang Pasar Leces), pihak pasar siap membersihkan saluran air di area pasar. Rencananya, akan dibangun saluran tambahan untuk mengurangi tekanan air saat hujan.

Di sekitar SD Taruna Leces, masalahnya adalah adanya kios dan toko yang menutup jalur air. 

Para pedagang diminta rutin membersihkan sampah di sekitar tempat jualan mereka agar tidak menyumbat aliran air.

Cak Dayat juga meminta agar semua solusi yang disepakati dibuat rencana kerja yang jelas, termasuk jadwal dan target penyelesaiannya. 

Ia mengapresiasi Camat Leces yang cepat mengumpulkan semua pihak untuk membahas masalah ini.

Selain itu, dalam forum juga muncul rencana jangka panjang untuk memperbaiki jalur pembuangan air menuju Desa Leces. 

Harapannya, air tidak lagi menumpuk di satu titik yang selama ini jadi penyebab banjir.

“Revitalisasi jalur air ke Desa Leces jadi rencana jangka panjang agar aliran air lebih merata,” pungkas Cak Dayat.

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

PONOROGO- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pemberian tunjangan perumahan bagi…

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

SAMPANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang telah memeriksa 40 orang saksi dalam penyidikan dugaan penyalahgunaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD…

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan anggaran Rp240,2 triliun pada 2027 untuk memastikan program pemenuhan gizi nasional dapat menjangkau 72,4 juta…

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Sulawesi Barat kembali bergulir. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026 tanggal…