Waspadai Pinjaman Online, Indah Kurnia: Membelenggu Pelaku Usaha Kecil

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Indah Kurnia
Indah Kurnia

i

BACASAJA.ID - Pinjaman online (pinjol) kerap dikeluhkan masyarakat. Meski memberi kemudahan administrasi, tapi bunga yang tinggi dan cara menagih yang kasar menjadi sorotan. Bahkan, anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia ikut turun tangan.

Mantan manajer Persebaya itu menggerakkan  tim relawan Rumah Aspirasi Indah Kurnia dan Yayasan Insan Kurnia Peduli mengadakan penyuluhan dan sosialisasi terkait literasi jasa keuangan. Kegiatan yang dikerjasamakan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini mengambil tema "Waspada Pinjaman Online Pada Masa Pandemi Covid".

Kegiatan ini dilaksanakan secara door to door. Mereka memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat mengenai maraknya pinjaman online yang menjamur dengan memberikan tawaran yang menggiurkan.

Berlokasi di Jalan Dukuh Setro Utara, Kecamatan Tambaksari Surabaya. Ketua RT setempat mengaku bersyukur dan senang, sebab para warganya telah dibekali ilmu dari kegiatan sosialisasi pinjaman online.

"Memang banyak warga di sini yang membutuhkan, pemahaman tersebut karena banyak yang tergiur dengan pinjaman online yang saat ini dirasa cukup memudahkan para calon peminjam,"ungkap Untung, selaku Ketua RT setempat, Senin (1/2/2021).

Pada waktu bersamaan, kegiatan tersebut juga dilaksanakan di Kelurahan Asempayung Kecamatan Sukolilo. Selain kegiatan sosialisasi, para warga setempat juga medapat paket sembako yang diberikan kepada warga yang terdampak Covid - 19.

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia mengaku komisinya secara konsisten dan konsekuen selalu berusaha menjaga kondisi tinggkat keuangan dari masyarakat.

"Salah satu cara yang kami lakukan dengan melakukan edukasi dan sosialisai menghadapi tawaran-tawaran terhadap kebutuhan pembiayaan. Dalam hal ini pinjaman online yang sering kali membelenggu para pelaku usaha khususnya ultramicro dan micro tersebut," ungkap Indah Kurnia.

Lanjutnya, tujuan dari kegiatan ini merupakan cara untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan paham, bahwa mendapat pembiayaan tidak berorientasi pada kemudahan saja.

"Bila saat ini banyak sistem pinjaman online yang secara masif dilakukan oleh kredirur atau lembaga tersebut baik resmi maupun tidak, maka yang harus diperhatikan oleh masyarakat kita adalah legalitas," paparnya.

Menurutnya, bila kreditur atau lembaga tersebut memiliki ijin maka sudah diatur dengan peraturan yang telah ditetapkan. Salah satunya dengan tidak boleh dengan memberikan bunga yang terlalu tinggi.

"Skema peminjamannya juga harus wajar terkait masa pengembaliannya. Dari sosialisasi ini semoga tingkat literasi masyarakat semakin meningkat," tandas mantan bankir ini. (byta)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…