Pemkot Surabaya Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, Prioritaskan Warga Ber-KTP Lama

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eri Cahyadi
Eri Cahyadi

i

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan komitmennya dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada warga ber-KTP Surabaya. Langkah ini dilakukan melalui berbagai strategi, mulai dari kerja sama dengan sektor industri hingga penyelenggaraan bursa kerja dan penguatan ekspor.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah konkret dengan menjalin kerja sama dengan sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeca). Kerja sama tersebut membuka peluang bagi warga Surabaya untuk terlibat langsung dalam rantai pasok kebutuhan industri.

"Sudah ada kesepakatan, kita menjalin MoU (Memorandum of Understanding) dengan Horeca. Maka saya berharap warga Surabaya sekarang ambil peranan (peluang) itu," ujar Wali Kota Eri, Minggu (5/4/2026).

Ia menuturkan, kebutuhan sektor Horeca seperti sayur dan bahan lainnya telah diakomodasi melalui MoU tersebut. Pihaknya kini mendorong keterlibatan generasi muda untuk mengisi peluang yang tersedia melalui pelatihan dan dukungan langsung dari pemkot.

"Nah, ini nanti yang kita ajak, kita latih, langsung kita support untuk pengisian (kebutuhan Horeca) itu," katanya.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga menyiapkan Surabaya Job Fair yang menyediakan lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan. Ia mengungkapkan sebagian peluang kerja tersebut bahkan berorientasi ekspor, sehingga membuka kesempatan bagi tenaga kerja lokal untuk terlibat dalam pasar global.

"Di Surabaya Job Fair itu ada juga yang diekspor. Nanti kita lepas ekspornya dari Kota Surabaya," ungkap Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini.

Wali Kota Eri juga menekankan bahwa kebutuhan tenaga kerja untuk sektor ekspor masih tinggi. Karena itu, ia menilai kolaborasi dengan generasi muda menjadi kunci dalam memenuhi permintaan tersebut.

"Ternyata kebutuhan ekspor itu masih kurang. Nah, maka inilah yang saya butuhkan, kerjasama nanti anak-anak ini bisa memenuhi kebutuhan yang akan diekspor," imbuhnya.

Meski demikian, Wali Kota Eri menegaskan bahwa prioritas utama tetap diberikan kepada warga dengan KTP Surabaya yang telah lama berdomisili. "Karena orang Surabaya harus kerja, tapi ya begitu, saya utamakan yang (sudah) ber-KTP (Surabaya) lawas (lama), bukan KTP yang baru (masuk Surabaya)," tegasnya.

Diketahui sebelumnya, Pemkot Surabaya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menekan angka pengangguran, tidak hanya melalui pembukaan lowongan kerja, tetapi juga dengan memperkuat fondasi sektor industri.

Melalui Surabaya Industrial & Labour (SIL) Festival, pemkot mengintegrasikan agenda peningkatan ekspor dengan penciptaan lapangan kerja dalam satu rangkaian kegiatan terpadu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menjelaskan bahwa ketika industri mampu menembus pasar ekspor, kebutuhan produksi akan meningkat sehingga membuka peluang kerja baru secara otomatis.

"Banyak produk kita sebenarnya sudah layak ekspor, tetapi lemah di kemasan dan presentasi. Itu yang kita perkuat, termasuk kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris," ujar Hebi.

Hebi mengungkapkan rangkaian utama SIL Festival berlangsung pada 7-8 April 2026 dengan agenda utama job fair dan forum ekspor. Lebih dari 1.000 lowongan kerja disiapkan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas seperti daksa ringan, rungu wicara, dan Down syndrome.

"Wawancara langsung digelar di Balai Pemuda pada 7 April dan berlanjut di Grand City pada 8 April bagi peserta yang lolos seleksi awal," terang Hebi.

Hebi menuturkan forum ekspor dalam SIL Festival akan mempertemukan pelaku industri dengan buyer dari enam negara, yakni Amerika Serikat, Brunei Darussalam, dan Pakistan yang hadir secara langsung, serta Oman, Hong Kong, dan Singapura yang bergabung secara daring.

"Yang kami kejar adalah matching antara buyer dan pelaku industri. Kalau itu terjadi, dampaknya langsung ke pembukaan lapangan kerja," pungkas Hebi. (*)

 

Berita Terbaru

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…

Kasus PT Quality Sukses Sejahtera, Kejagung Limpahkan Berkas Perkara Aseng ke Penuntut Umum

Kasus PT Quality Sukses Sejahtera, Kejagung Limpahkan Berkas Perkara Aseng ke Penuntut Umum

Jumat, 18 Sep 2026 21:33 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:33 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung melimpahkan berkas perkara, tersangka dan barang bukti (Tahap II) atas nama Aseng dkk. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum)…

Digitalisasi Parkir Tanjung Anom Surabaya Dongkrak Pendapatan hingga Rp80 Juta per Bulan

Digitalisasi Parkir Tanjung Anom Surabaya Dongkrak Pendapatan hingga Rp80 Juta per Bulan

Jumat, 18 Sep 2026 21:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:30 WIB

SURABAYA- Penataan parkir dengan sistem gate di Jalan Tanjung Anom, Surabaya, menunjukkan hasil positif. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mencatat…

Gratis Testfood dan Konsultasi Vendor, Stay.vie Dinoyo Prime Hotel Gelar Wedding Expo 2-3 Oktober

Gratis Testfood dan Konsultasi Vendor, Stay.vie Dinoyo Prime Hotel Gelar Wedding Expo 2-3 Oktober

Jumat, 18 Sep 2026 16:50 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 16:50 WIB

SURABAYA – Menjelang ulang tahun ketiganya pada 8 Oktober 2026, Stay.vie Dinoyo Prime Hotel menghadirkan pameran pernikahan atau wedding expo pada 2-3 Oktober 2…