KPK Sorot Pemkab Mojokerto soal Dana Hibah, Pokir, dan Pengadaan Barang dan Jasa

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Audiensi Pemkab Mojokerto dan KPK
Audiensi Pemkab Mojokerto dan KPK

i

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah III menegaskan perlunya perbaikan tata kelola di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto secara menyeluruh. Dorongan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi KPK bersama Pemkab Mojokerto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/03), sebagai tindak lanjut verifikasi dan validasi lapangan yang dilakukan di Mojokerto pada 25–27 November 2025.

Dari pengecekan di sejumlah lokasi saat itu, KPK menemukan bahwa meskipun berbagai program pemerintahan berjalan, pelaksanaannya di tingkat teknis masih belum sepenuhnya memenuhi standar tata kelola yang baik. Temuan tersebut menunjukkan lemahnya pengendalian serta supervisi perangkat daerah, yang berpotensi mempengaruhi kualitas pekerjaan sekaligus membuka ruang pemborosan anggaran.

Kasatgas Wilayah III Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK, Wahyudi, menyampaikan adanya pola berulang dalam pengelolaan hibah dan pokok pikiran (pokir) DPRD. Selain itu, ditemukan pula dokumentasi dan proses verifikasi yang tidak memadai.

“Aturannya sudah ada namun perlu kepastian bagaimana aturan main itu berjalan,” tegasnya kepada jajaran Pemkab Mojokerto yang hadir.

KPK juga menemukan ketidaksesuaian antara proposal dan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Bahkan, beberapa dokumen kerja tidak mencantumkan atribut pokir, meskipun di lapangan dikonfirmasi bahwa usulan kegiatan berasal dari anggota DPRD.

Wahyudi menekankan bahwa anomali tersebut berpotensi terjadi tidak hanya pada satu satuan kerja (satker), tetapi juga pada banyak satker. “Ini karena belanja hibahnya sangat luar biasa, kemudian verifikasi, validasi. dan monitoringnya tidak berjalan. Kalau semua dinas seperti itu menakutkan sekali,” tekannya.

Selain itu, dari sisi pengadaan barang dan jasa (PBJ), KPK menemukan sejumlah penyedia—baik melalui pengadaan langsung maupun e-purchasing—yang tidak memenuhi kualifikasi. Beberapa penyedia dengan paket pekerjaan bernilai tinggi bahkan tidak memiliki fasilitas memadai sebagaimana tercantum dalam katalog maupun dokumen resmi.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses verifikasi penyedia belum dilakukan secara komprehensif. Karena itu, KPK menilai mekanisme verifikasi penyedia perlu diperkuat agar proses pengadaan berjalan efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

KPK merekomendasikan sejumlah langkah perbaikan tata kelola. Di antaranya memastikan seluruh pokir DPRD mengikuti tahapan penyusunan APBD serta selaras dengan prioritas pembangunan daerah, menyusun kertas kerja verifikasi pokir yang rinci dan lengkap, serta membangun sistem data terpadu untuk penerima hibah dan bantuan keuangan guna mencegah pemberian ganda.

Selain itu, KPK juga mendorong percepatan penyusunan SOP penyaluran hibah, bansos, serta bantuan keuangan berikut mekanisme pertanggungjawabannya.

Lebih lanjut, KPK mendorong Pemkab Mojokerto memastikan tidak ada intervensi pihak luar dalam proses pengadaan, mengonsolidasikan paket pekerjaan sejenis, serta memperkuat penggunaan e-purchasing melalui mini kompetisi dan analisis kewajaran harga.

KPK juga meminta Pemkab Mojokerto memfasilitasi pelaku usaha lokal agar dapat masuk dalam e-katalog, serta menyusun Standar Harga Satuan (SHS) dan Analisis Standar Belanja (ASB) yang efisien dan transparan. Langkah lain yang didorong adalah pelaksanaan market sounding, pemutakhiran basis data penyedia yang terkoordinasi di UKPBJ, serta probity audit oleh Inspektorat terhadap proyek strategis dan program berisiko tinggi.

Arah Perbaikan ke Depan

Dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyampaikan bahwa hasil monitoring dan evaluasi (monev) KPK di lapangan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa surat bupati telah dikirim kepada seluruh perangkat daerah untuk menindaklanjuti rekomendasi KPK.

“Inspektorat juga telah mengklarifikasi, mengevaluasi, serta memeriksa sejumlah pointer tahun 2024–2025,” jelasnya.

Berdasarkan pendalaman Inspektorat, telah diterbitkan rekomendasi pengembalian ke kas daerah sebesar Rp532 juta dari sejumlah kegiatan. Namun, Al Barra menyatakan terdapat keraguan di kalangan perangkat daerah dalam menyalurkan bantuan keuangan ke desa dan hibah pada APBD 2026 setelah monev KPK.

Hal tersebut dipicu oleh dua isu yang mencuat, yakni adanya desa yang menerima bantuan secara berulang pada 2025 dan 2026, serta desa yang menerima lebih dari satu kegiatan dari pokir beberapa anggota dewan.

Sementara pada hibah 2026, sejumlah calon penerima telah tercatat di SIPD dan masuk dalam RKPD, namun kelengkapan dokumen baru dipenuhi setelah RKPD ditetapkan. Pemkab Mojokerto kemudian meminta arahan KPK terkait kelanjutan program 2026, termasuk kemungkinan perubahan pada APBD 2026 atau penggeseran program ke tahun 2027.

Menanggapi hal tersebut, KPK menegaskan bahwa pengelolaan program harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Meski memahami adanya kebutuhan politis dalam menjaga konstituen, KPK menekankan bahwa tata kelola yang benar harus tetap menjadi prioritas.

Implementasi kebijakan sepenuhnya berada di tangan Pemkab Mojokerto, termasuk dalam menentukan mekanisme yang akan diterapkan. “KPK mengingatkan agar pemda memastikan tidak ada risiko, seperti proposal belum lengkap, diverifikasi, atau divalidasi,” jawab Wahyudi.

KPK juga menegaskan tidak merekomendasikan keputusan teknis di daerah, karena fokus pengawasan KPK berada pada potensi risiko sejak tahap penyusunan hingga penetapan program. Keputusan untuk membatalkan atau melanjutkan kegiatan tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah. “Pemkab yang meng-exercise sendiri bagaimana resikonya jika dilaksanakan,” pungkasnya.

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ery Purwanti. Dalam kesempatan itu, KPK menyatakan komitmennya untuk terus mengawal tindak lanjut rekomendasi oleh Pemkab Mojokerto, dengan harapan pembenahan tata kelola tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menyentuh perbaikan sistemik, mulai dari perencanaan anggaran, pengelolaan hibah dan pokir, hingga pengadaan barang dan jasa. (")

Berita Terbaru

Kunjungan Dadakan Kapolda Sulbar Cek Satker, Progres Renovasi Masjid dan Koperasi Polda serta Dorong Konten Bermanfaat

Kunjungan Dadakan Kapolda Sulbar Cek Satker, Progres Renovasi Masjid dan Koperasi Polda serta Dorong Konten Bermanfaat

Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB

POLDA SULBAR  - Untuk memastikan seluruh personel bekerja secara efektif dan maksimal selama jam dinas, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto didampingi p…

Kapolda Sulbar Berikan Wejangan untuk Polwan, Peduli Kebersihan hingga Bijak Bermedsos

Kapolda Sulbar Berikan Wejangan untuk Polwan, Peduli Kebersihan hingga Bijak Bermedsos

Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB

POLDA SULBAR – Kapolda, Irjen Pol Totok Suharyanto, memberikan wejangan khusus kepada 119 personel Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Polda Sulbar. D…

Ungguli Daerah Lain, Pemkab Ponorogo Masuk Tiga Besar Penyelenggaraan Nama Rupabumi Se-Jatim

Ungguli Daerah Lain, Pemkab Ponorogo Masuk Tiga Besar Penyelenggaraan Nama Rupabumi Se-Jatim

Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengukir prestasi bangga di tingkat provinsi. Ponorogo berhasil bertengger dalam jajaran tiga besar P…

Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Ikut Awasi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Ikut Awasi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat turut mengawasi keberadaan bangunan usaha maupun tempat tinggal di lingkungan masing-masing. Warga…

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB

SURABAYA-  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan terhadap tempat Rekreasi dan Hiburan Umum (RHU), khususnya diskotek dan klub malam. …

Arahan Kapolda Sulbar Jelang Penutupan Operasi Patuh 2026, Utamakan Tiga Pendekatan dan Jangan Arogan

Arahan Kapolda Sulbar Jelang Penutupan Operasi Patuh 2026, Utamakan Tiga Pendekatan dan Jangan Arogan

Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB

POLDA SULBAR- Menjelang hari terakhir pelaksanaan Operasi Patuh 2026, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto memberikan arahan penting kepada seluruh…

109 Personel Polda Sulbar, Makin Perkuat Garis Depan Pelayanan di Polres Jajaran

109 Personel Polda Sulbar, Makin Perkuat Garis Depan Pelayanan di Polres Jajaran

Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB

POLDA SULBAR- Kepolisan Daerah Sulawesi Barat kembali melakukan penguatan personel di tingkat Polres dan Polsek melalui mutasi susulan yang diterbitkan oleh…

Ketua DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda 1 tahun 2023 terkait Jam Operasional Pasar

Ketua DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda 1 tahun 2023 terkait Jam Operasional Pasar

Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB

SURABAYA – Polemik pembatasan jam operasional Pasar Buah Tanjungsari mulai mengarah pada evaluasi regulasi. Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri alias Kaji I…

Halte Bus Surabaya Masih Minim Fasilitas, Laila Mufidah Desak Pemkot Segera Berbenah

Halte Bus Surabaya Masih Minim Fasilitas, Laila Mufidah Desak Pemkot Segera Berbenah

Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB

SURABAYA – Kenyamanan transportasi publik di Kota Surabaya ternyata bukan hanya soal ketersediaan armada. Kondisi halte yang masih minim fasilitas juga menjadi …

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

POLDA SULBAR- Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulbar melakukan penggeledahan di lingkungan Kantor Bupati Polewali Mandar, Selasa …