SURABAYA – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dengan menyasar tempat hiburan malam. Kali ini ini tiga tempat dugem di Kota Surabaya dirazia dan ratusan pengunjung diperiksa secara mendadak.
Salah satu tempat hiburan yang didatangi adalah Diskotek Kowloon yang berada di Plaza Surabaya, Jl. Pemuda, Surabaya. Saat petugas datang, suasana tempat hiburan legendaris itu seketika berubah. Musik dimatikan, petugas pun melakukan pemeriksaan ke pengunjung.
Petugas dengan kekuatan 130 personel gabungan dari Ditresnarkoba Polda Jatim, Denpom, dan Provost ini dikerahkan untuk menyisir seluruh area tempat hiburan.
Petugas melakukan penggeledahan barang bawaan dan memeriksa identitas pengunjung. Bahkan, mereka diwajibkan menjalani tes urine di lokasi.
Dirresnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Muhammad Kurniawan, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan ruang publik, khususnya tempat hiburan di Jawa Timur, bersih dari pengaruh obat-obatan terlarang.
"Intinya kami ingin memastikan bahwa di Jawa Timur bebas dari peredaran narkotika. Alhamdulillah, mulai malam ini kami telah melaksanakannya, melakukan tes urine kepada 253 pengunjung di beberapa tempat hiburan," ujar Kombes Pol Muhammad Kurniawan, Kamis, 16 April 2026.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di lapangan, dari total 253 sampel urine yang diambil, seluruhnya dinyatakan negatif.
Meski hasil operasi kali ini bersih, pihak kepolisian menegaskan tidak akan kendor. Operasi serupa dijadwalkan akan terus dilakukan secara berkala dan acak untuk mempersempit ruang gerak pengedar maupun pengguna narkoba.
"Ada tiga tempat yang kami datangi malam ini. Mungkin beberapa minggu ke depan akan ada langkah lebih lanjut dari kami untuk terus memantau situasi di lapangan," pungkasnya. (*)
Editor : Redaksi