TP PKK Surabaya Dukung Jam Tanpa Gawai 18.00–20.00 WIB, Strategi Pulihkan Kedekatan Keluarga di Era Digital

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani

i

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meluncurkan kebijakan solutif untuk menjawab tantangan pengasuhan anak di era digital. Melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 400.2.4/7809/436.7.8/2026, diterapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00–20.00 WIB sebagai upaya memperkuat perlindungan anak sekaligus memulihkan interaksi sosial dalam keluarga.

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap implementasi Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau yang dikenal sebagai PP Tunas. Regulasi tersebut menekankan pentingnya peran negara, platform digital, dan keluarga dalam menciptakan ruang digital yang aman dan ramah anak.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, menyebut kebijakan ini bukan sekadar imbauan, melainkan gerakan bersama yang melibatkan keluarga, sekolah, hingga masyarakat dalam satu sistem pengawasan terpadu.

“Ini bukan hanya soal membatasi penggunaan gawai, tetapi bagaimana kita mengembalikan ruang komunikasi yang hangat di dalam keluarga,” kata Bunda Rini Indriyani, Minggu (19/4/2026).

Dalam implementasinya, pukul 18.00–20.00 WIB ditetapkan sebagai waktu khusus tanpa perangkat digital, baik bagi anak maupun orang tua untuk mendorong terciptanya quality time yang lebih bermakna. 

“Kebijakan ini terutama menyasar anak usia dini hingga remaja awal, di mana kendali penggunaan gawai masih berada di tangan orang tua,” ujarnya.

Bunda Rini Indriyani menegaskan, keluarga menjadi kunci utama keberhasilan gerakan ini. Orang tua diharapkan mampu menetapkan aturan yang jelas dan konsisten, termasuk menerapkan sistem penghargaan dan konsekuensi. Anak yang disiplin dapat diberikan reward seperti buku atau aktivitas favorit, sementara pelanggaran bisa direspons dengan pembatasan akses gawai.

“Pada usia di bawah 13 tahun, kontrol orang tua masih sangat kuat. Tapi ketika anak mulai remaja, tantangannya akan jauh lebih kompleks. Karena itu, fondasi komunikasi dan kedekatan emosional harus dibangun sejak dini,” tegasnya.

Ia menekankan, kedekatan emosional atau bonding menjadi kunci agar anak tidak kehilangan arah di tengah derasnya arus informasi digital. Anak yang merasa didengar dan dipercaya akan lebih terbuka kepada orang tua, bahkan hingga dewasa.

Namun demikian, Bunda Rini Indriyani mengingatkan bahwa pembatasan gawai tidak bisa hanya dibebankan kepada anak. Orang tua harus menjadi teladan utama dalam menjalankan aturan tersebut.

“Kalau anak diminta berhenti menggunakan gawai, orang tua juga harus melakukan hal yang sama. Tanpa keteladanan, aturan akan sulit diterapkan,” tegasnya.

Di tengah keterbatasan waktu, khususnya bagi orang tua bekerja, kualitas interaksi dinilai jauh lebih penting dibanding kuantitas. Kehadiran dalam momen-momen penting anak, seperti kegiatan sekolah atau lomba memiliki dampak emosional yang signifikan.

“Meski begitu, teknologi tetap dapat dimanfaatkan secara bijak untuk menjaga komunikasi ketika kehadiran fisik tidak memungkinkan. Yang terpenting adalah memastikan anak tetap merasakan kehadiran emosional orang tua,” terangnya.

Ia optimistis, meski tidak mudah, kebiasaan tanpa gawai dapat terbentuk jika dijalankan secara konsisten oleh seluruh anggota keluarga. Dalam jangka panjang, langkah ini diyakini mampu menekan dampak negatif penggunaan gawai sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di tengah transformasi digital.

“Mungkin di awal terasa sulit, tetapi dengan konsistensi, kebiasaan ini akan terbentuk. Dengan begitu, dampak negatif penggunaan gawai pada anak dapat diminimalkan,” pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Kunjungan Dadakan Kapolda Sulbar Cek Satker, Progres Renovasi Masjid dan Koperasi Polda serta Dorong Konten Bermanfaat

Kunjungan Dadakan Kapolda Sulbar Cek Satker, Progres Renovasi Masjid dan Koperasi Polda serta Dorong Konten Bermanfaat

Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB

POLDA SULBAR  - Untuk memastikan seluruh personel bekerja secara efektif dan maksimal selama jam dinas, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto didampingi p…

Kapolda Sulbar Berikan Wejangan untuk Polwan, Peduli Kebersihan hingga Bijak Bermedsos

Kapolda Sulbar Berikan Wejangan untuk Polwan, Peduli Kebersihan hingga Bijak Bermedsos

Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB

POLDA SULBAR – Kapolda, Irjen Pol Totok Suharyanto, memberikan wejangan khusus kepada 119 personel Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Polda Sulbar. D…

Ungguli Daerah Lain, Pemkab Ponorogo Masuk Tiga Besar Penyelenggaraan Nama Rupabumi Se-Jatim

Ungguli Daerah Lain, Pemkab Ponorogo Masuk Tiga Besar Penyelenggaraan Nama Rupabumi Se-Jatim

Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengukir prestasi bangga di tingkat provinsi. Ponorogo berhasil bertengger dalam jajaran tiga besar P…

Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Ikut Awasi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Ikut Awasi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat turut mengawasi keberadaan bangunan usaha maupun tempat tinggal di lingkungan masing-masing. Warga…

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB

SURABAYA-  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan terhadap tempat Rekreasi dan Hiburan Umum (RHU), khususnya diskotek dan klub malam. …

Arahan Kapolda Sulbar Jelang Penutupan Operasi Patuh 2026, Utamakan Tiga Pendekatan dan Jangan Arogan

Arahan Kapolda Sulbar Jelang Penutupan Operasi Patuh 2026, Utamakan Tiga Pendekatan dan Jangan Arogan

Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB

POLDA SULBAR- Menjelang hari terakhir pelaksanaan Operasi Patuh 2026, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto memberikan arahan penting kepada seluruh…

109 Personel Polda Sulbar, Makin Perkuat Garis Depan Pelayanan di Polres Jajaran

109 Personel Polda Sulbar, Makin Perkuat Garis Depan Pelayanan di Polres Jajaran

Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB

POLDA SULBAR- Kepolisan Daerah Sulawesi Barat kembali melakukan penguatan personel di tingkat Polres dan Polsek melalui mutasi susulan yang diterbitkan oleh…

Ketua DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda 1 tahun 2023 terkait Jam Operasional Pasar

Ketua DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda 1 tahun 2023 terkait Jam Operasional Pasar

Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB

SURABAYA – Polemik pembatasan jam operasional Pasar Buah Tanjungsari mulai mengarah pada evaluasi regulasi. Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri alias Kaji I…

Halte Bus Surabaya Masih Minim Fasilitas, Laila Mufidah Desak Pemkot Segera Berbenah

Halte Bus Surabaya Masih Minim Fasilitas, Laila Mufidah Desak Pemkot Segera Berbenah

Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB

SURABAYA – Kenyamanan transportasi publik di Kota Surabaya ternyata bukan hanya soal ketersediaan armada. Kondisi halte yang masih minim fasilitas juga menjadi …

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

POLDA SULBAR- Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulbar melakukan penggeledahan di lingkungan Kantor Bupati Polewali Mandar, Selasa …