SURABAYA- Aroma skandal dana reses DPRD Kota Surabaya mulai tercium. Aliansi Madura Indonesia (AMI) membongkar dugaan penyunatan anggaran yang nilainya tak main-main.
Anggaran reses yang semestinya mencapai Rp22 juta per titik, diduga hanya mengalir sekitar Rp5,5 juta pada kegiatan di Jalan Ikan Gurami. Artinya, ada selisih sekitar Rp16,5 juta yang kini dipertanyakan publik: ke mana larinya?
Dugaan ini menyeret nama oknum anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PKB berinisial ASA.
Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, tak menahan diri. Ia menyebut dugaan ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap rakyat.
“Ini bukan sekadar selisih angka. Kalau benar dipotong, ini bentuk pengkhianatan terhadap uang rakyat. Harus diusut sampai ke akar!” tegasnya.
AMI menilai, beredarnya rincian anggaran kegiatan menjadi sinyal kuat adanya praktik yang tidak beres dalam pengelolaan dana reses.
“Rp22 juta itu hak masyarakat. Kalau yang diterima cuma Rp5,5 juta, berarti ada yang bermain. Ini tidak bisa didiamkan,” lanjut Baihaki.
Tak berhenti pada kecaman, AMI memastikan akan menyeret kasus ini ke Kejaksaan Negeri Surabaya dalam waktu dekat.
“Kami akan laporkan resmi. Siapapun yang terlibat, jangan harap lolos. Ini uang negara, bukan bancakan!” ujarnya keras.
AMI juga mendesak Sekretariat DPRD Kota Surabaya untuk membuka seluruh mekanisme pencairan dana reses secara transparan, termasuk alur distribusi hingga pelaksanaan di lapangan.
Jika tidak, kecurigaan publik akan semakin liar dan berpotensi menyeret lebih banyak pihak.
“Kalau bersih, buka saja semua datanya. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” tandasnya.
AMI menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga terang benderang. Bagi mereka, ini bukan sekadar dugaan, tapi ujian integritas lembaga legislatif di mata rakyat. (sumber: kawalsurabaya.com)
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB
Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB
POLDA SULBAR- Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulbar melakukan penggeledahan di lingkungan Kantor Bupati Polewali Mandar, Selasa …
Selasa, 03 Nov 2026 16:28 WIB
Selasa, 03 Nov 2026 16:28 WIB
SURABAYA – Majelis Kehormatan Partai Gerindra akhirnya menjatuhkan sanksi tegas terhadap tiga kadernya yang terjerat kasus pesta narkoba di sebuah hotel k…
Selasa, 03 Nov 2026 12:39 WIB
Selasa, 03 Nov 2026 12:39 WIB
SURABAYA – Dugaan tebang pilih dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2023 dan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 51 Tahun 2023 m…
Selasa, 03 Nov 2026 12:32 WIB
Selasa, 03 Nov 2026 12:32 WIB
POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali menyambut hangat kehadiran anak-anak TK dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak, Selasa (3/11/26),…
Selasa, 03 Nov 2026 10:41 WIB
Selasa, 03 Nov 2026 10:41 WIB
PONOROGO – Kabupaten Ponorogo memiliki keistimewaan tersendiri dalam implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG). Di tengah catatan bahwa hanya ada 36 bupati p…
Selasa, 03 Nov 2026 10:37 WIB
Selasa, 03 Nov 2026 10:37 WIB
POLDA SULBAR - Untuk memperluas jangkauan sosialisasi sekaligus memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat dalam rangkaian pelaksanaan Operasi Patuh …
Selasa, 03 Nov 2026 10:19 WIB
Selasa, 03 Nov 2026 10:19 WIB
MAMUJU – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda S…
Selasa, 03 Nov 2026 09:46 WIB
Selasa, 03 Nov 2026 09:46 WIB
JAKARTA- Polri melakukan mutasi terhadap tiga Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2463/XI/KEP./2026…
Selasa, 03 Nov 2026 09:42 WIB
Selasa, 03 Nov 2026 09:42 WIB
JAKARTA- Polri melakukan mutasi terhadap lima perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2414/X/KEP./2026…
Selasa, 03 Nov 2026 09:34 WIB
Selasa, 03 Nov 2026 09:34 WIB
PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencatatkan kinerja keuangan daerah yang positif hingga kuartal ketiga tahun ini. Berdasarkan data Pemkab P…