KPK Sudah Periksa Lebih dari 20 Forwarder dalam Kasus Bea Cukai

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KPK
KPK

i

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa lebih dari 20 perusahaan forwarder terkait penyidikan dugaan suap importasi barang. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami aliran gratifikasi dan praktik korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai.

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan praktik serupa yang tidak hanya melibatkan PT Blueray Cargo. Sejumlah pimpinan perusahaan forwarder dari berbagai daerah telah dimintai keterangan sebagai saksi.

“Beberapa petinggi dari forwarder lain itu sudah kita minta keterangan. Jadi sedang kita dalami, masing-masing ada sekitar 20-an lebih forwarder di seluruh Indonesia,” ujar Depdak KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 1 Juni 2026.

Menurut Asep, penyidik masih terus menelusuri kemungkinan adanya perusahaan forwarder lain yang diduga memberikan suap kepada oknum DJBC. Pendalaman dilakukan melalui pemeriksaan saksi maupun pengembangan dari fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.

“Dalam kenyataannya tidak hanya Blueray saja. Tentunya nanti kita akan dalami forwarder yang lainnya sambil menunggu keterangan-keterangan yang ada di persidangan,” katanya.

Dalam proses penyidikan, KPK juga telah melakukan sejumlah upaya paksa. Salah satunya menggeledah dan menyita kontainer di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, yang diduga terafiliasi PT Blueray Cargo.

Kontainer berisi barang impor yang masuk kategori barang dilarang atau dibatasi (lartas), berupa suku cadang kendaraan. Selain itu, KPK juga menggeledah rumah pengusaha kepabeanan Heri Setiyono alias Heri Black di Semarang.

Penyidik menyita sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik. Penyidik turut menyita sejumlah barang elektronik dari Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf.

KPK saat ini masih terus mengembangkan penyidikan perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang. Kasus ini melibatkan sejumlah pejabat Bea dan Cukai serta pihak swasta.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga pihak swasta sebagai terdakwa. Mereka, pemilik PT Blueray John Field, Ketua Tim Dokumen Importasi Andri, dan Manajer Operasional Dedy Kurniawan

Ketiganya didakwa memberikan suap kepada pejabat Bea dan Cukai agar proses pengawasan impor barang milik PT Blueray dipermudah. Penerima suap meliputi Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Rizal, Kasubdit Intelijen Sisprian Subiaksono, serta Orlando Hamonangan Sianipar.

Jaksa mengungkapkan total suap yang diberikan mencapai Rp63,1 miliar. Terdiri dari uang dalam mata uang dolar Singapura senilai Rp61,3 miliar serta fasilitas hiburan dan barang mewah Rp1,8 miliar

Para terdakwa diduga memberikan hiburan, jam tangan Tag Heuer, dan mobil Mazda CX-5 kepada sejumlah pejabat Bea Cukai. Menurut jaksa, seluruh pemberian dilakukan dalam rentang Juli 2025 hingga Januari 2026. (rri)

Tag :

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Tegaskan Komitmen Digitalisasi Parkir Tepat Waktu Dan Transparan

Pemkot Surabaya Tegaskan Komitmen Digitalisasi Parkir Tepat Waktu Dan Transparan

Selasa, 01 Sep 2026 20:37 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat komitmen transparansi dan modernisasi layanan publik melalui akselerasi program digitalisasi…

Kapolda Sulbar Tinjau Pembangunan RS Bhayangkara, Pastikan Fasilitas Nyaman dan Memadai

Kapolda Sulbar Tinjau Pembangunan RS Bhayangkara, Pastikan Fasilitas Nyaman dan Memadai

Selasa, 01 Sep 2026 19:10 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 19:10 WIB

Polda Sulbar - Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat sektor pelayanan publik, khususnya di bidang…

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

Selasa, 01 Sep 2026 17:35 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 17:35 WIB

SURABAYA - Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk pertama kalinya menghadirkan kura-kura Aldabra (Aldabrachelys gigantea) sebagai koleksi satwa baru. Empat…

Catatan Anggota Komisi III DPRD Nganjuk saat Sidak Proyek Drainase Rp 575 Juta

Catatan Anggota Komisi III DPRD Nganjuk saat Sidak Proyek Drainase Rp 575 Juta

Selasa, 01 Sep 2026 16:38 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 16:38 WIB

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Nganjuk, Raditya Harya Yuangga melakukan sidak ke proyek drainase di Kelurahan Ploso.…

Mutasi di Polda Jatim: 5 Kapolres dan 1 Wakapolres di Jawa Timur Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

Mutasi di Polda Jatim: 5 Kapolres dan 1 Wakapolres di Jawa Timur Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

Selasa, 01 Sep 2026 12:34 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 12:34 WIB

SURABAYA- Mabes Polri mengeluarkan sejumlah telegram rahasia tentang mutasi sejumlah perwira menengah dan tinggi bergulir pada 30 Agustus 2026. Mutasi tersebut…

Prediksi Skor Huddersfield vs Oxford United di League One Liga Inggris 2026-2027: Eks Klub Ole Romeny Bakal Kalah?

Prediksi Skor Huddersfield vs Oxford United di League One Liga Inggris 2026-2027: Eks Klub Ole Romeny Bakal Kalah?

Selasa, 01 Sep 2026 12:28 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 12:28 WIB

BACASAJA.ID- Atmosfer Stadion John Smith dipastikan bakal membara pada Rabu, 2 September 2026 pukul 01.45 WIB. Tuan rumah Huddersfield Town bersiap meladeni…