Warga Tak Pernah Dilibatkan, DPRD Jatim Pertanyakan Izin Tambang Dekat Makam Leluhur di Magetan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

SURABAYA- Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa menyoroti aktivitas tambang yang ditolak warga di Kabupaten Magetan. Ia menilai keberadaan tambang tersebut berpotensi mengancam ruang hidup masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Menurut Diana, lokasi tambang berada di kawasan yang memiliki banyak sumber mata air. Selain itu, terdapat jaringan pipa penyaluran air yang melintasi area yang direncanakan menjadi lokasi tambang.

“Seharusnya sangat tidak boleh. Mata airnya sepanjang area tambang itu sangat banyak, bahkan ada pipa-pipa yang disalurkan di area yang mau dilewati oleh tambang itu,” katanya, Selasa 9 Juni 2026.

Diana juga menyebut lokasi tambang berada sangat dekat dengan pemakaman warga dan makam leluhur desa yang selama ini dianggap sakral. Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa aspek sosial dan lingkungan harus menjadi perhatian utama.

“Artinya di sini ada ruang hidup, ada ruang sosial, dan keselamatan lingkungan yang dipertaruhkan. Ini yang kemudian menjadi pertanyaan, sangat wajar warga mempertanyakan bagaimana izinnya bisa keluar,” ujarnya.

Ia mengungkapkan perusahaan mengklaim seluruh perizinan telah lengkap. Namun, warga merasa tidak pernah dilibatkan maupun dimintai persetujuan dalam proses penerbitan izin tersebut.

Diana mengatakan Inspektur Tambang bersama dinas terkait saat ini tengah melakukan pengecekan langsung di Magetan. Ia berharap evaluasi dilakukan secara menyeluruh dan tidak sekadar formalitas, sembari menunggu perkembangan penanganan dugaan kasus perizinan yang sebelumnya mencuat di sektor ESDM. 

Berita Terbaru

Air Surabaya Keruh dan Berbusa, DPRD Minta PAM Surya Sembada Bergerak Cepat

Air Surabaya Keruh dan Berbusa, DPRD Minta PAM Surya Sembada Bergerak Cepat

Selasa, 08 Sep 2026 19:52 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 19:52 WIB

SURABAYA – Keluhan warga Surabaya terkait kualitas air yang mendadak keruh, berbusa hingga mengeluarkan aroma tidak sedap mendapat sorotan DPRD Kota Surabaya. G…

Aset Senilai Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya Lewat Bantuan Hukum Non-Litigasi

Aset Senilai Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya Lewat Bantuan Hukum Non-Litigasi

Selasa, 08 Sep 2026 18:22 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 18:22 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur kembali berhasil menyelamatkan aset negara berupa lahan seluas 96.932…

Kasus Gratifikasi Pejabat Pajak, KPK Periksa Dua Karyawan PT Sumber Cipta Griya Utama

Kasus Gratifikasi Pejabat Pajak, KPK Periksa Dua Karyawan PT Sumber Cipta Griya Utama

Selasa, 08 Sep 2026 18:15 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 18:15 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta keterangan dua karyawan perusahan swasta PT Sumber Cipta Griya Utama (SCGU). Mereka akan diperiksa sebagai…

Bareskrim Moratorium Perkara yang Berkaitan Konflik Agraria

Bareskrim Moratorium Perkara yang Berkaitan Konflik Agraria

Selasa, 08 Sep 2026 17:57 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 17:57 WIB

JAKARTA– Polri memberlakukan moratorium atau penangguhan sementara terhadap penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan erat dengan konflik agraria s…

Polri: Salus Populi Suprema Lex Esto, Keselamatan Masyarakat Adalah Hukum Tertinggi

Polri: Salus Populi Suprema Lex Esto, Keselamatan Masyarakat Adalah Hukum Tertinggi

Selasa, 08 Sep 2026 17:52 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 17:52 WIB

CIKEAS– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan bencana maupun k…

Gelar Perkara Kecelakaan Bus Maut,  Gakkum Satlantas Polres Mateng Naikkan Status ke Penyidikan

Gelar Perkara Kecelakaan Bus Maut,  Gakkum Satlantas Polres Mateng Naikkan Status ke Penyidikan

Selasa, 08 Sep 2026 17:39 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 17:39 WIB

MAMUJU TENGAH – Kasus kecelakaan maut yang melibatkan bus Hino dan menewaskan dua orang penumpang di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, memasuki …