Plt Bupati Ponorogo: Hasil Sensus Ekonomi 2026 Jadi Bahan Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Bupati Lisdyarita
Plt Bupati Lisdyarita

i

PONOROGO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berkepentingan terhadap hasil Sensus Ekonomi (SE) 2026. Plt Bupati Lisdyarita meminta responden yang mencakup seluruh pelaku usaha dan perusahaan dari skala mikro, kecil, menengah, hingga besar menyampaikan data sebenarnya kepada petugas sensus.

“Terima petugas, isi data dengan benar, rahasia data responden dilindungi undang-undang,” kata Bunda Lis –sapaan Lisdyarita– ketika melepas 1.319 petugas Sensus Ekonomi 2026 di Pendopo Agung kabupaten Ponorogo dikutip Minggu (21/06/2026).

Sebab, hasil Sensus Ekonomi 2026 yang akurat akan mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan ekonomi di daerah. Petugas sensus mendata 18 kategori kegiatan ekonomi sehingga mampu memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi dan potensi usaha yang ada. “Struktur ekonomi di Ponorogo akan terlihat jelas,” terangnya.

Bunda Lis menyebut arah kebijakan ekonomi bakal lebih tepat sasaran jika mengacu data yang memuat karakteristik usaha. Yakni, informasi komplet tentang skala, aktivitas, hingga profil pelaku usaha. Apalagi, Sensus Ekonomi 2026 juga menggali data terkait ekonomi digital dan ekonomi lingkungan sebagai dasar pengembangan kebijakan jangka panjang.

“Saya meminta seluruh perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Mari sukseskan bersama demi data yang berkualitas untuk masa depan ekonomi bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Ponorogo Evi Tri Susanti menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menyentuh lingkup usaha yang amat luas. Mulai pedagang kaki lima, warung kelontong, usaha rumahan, hingga korporasi, perusahaan manufaktur, industri keuangan, setta bisnis skala besar lainnya. Tanpa kecuali, pertambangan, perdagangan, akomodasi, pariwisata, jasa, hingga ekonomi digital dan ekonomi lingkungan.

“Data yang dihasilkan akan mendukung perencanaan dan keputusan strategis, memotret tren perekonomian terkini, serta membantu pelaku usaha mengidentifikasi peluang dan tantangan bisnis,” jelasnya. 

Menurut Evi, pelaksanaan sensus yang berlangsung Juni hingga Agustus 2026 ni sangat kompleks karena petugas mengumpulkan data dari populasi yang sangat besar dan karakteristik usaha yang begitu beragam. Sekelas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekalipun sudah menjalankan bisnis secara modern dengan memanfaatkan teknologi (digitalisasi). Mereka dapat menjalankan usaha di mana saja tanpa perlu lokasi yang tetap.

Sebaliknya, pelaku usaha dengan skala yang besar dan menengah menerapkan kehati-hatian dalam memberikan data, meskipun undang-undang sudah menjamin kerahasiaannya. “BPS sebenarnya hanya akan menyajikan data dalam bentuk agregat (kelompok), serta tidak berkaitan dengan urusan perpajakan,” pungkasnya. 

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…