BACASAJA.ID - Hari pertama pemeriksaan rapid test antigen bagi warga luar yang akan masuk ke Sidoarjo terjaring sebanyak 429 orang. Dari jumlah itu tiga diantaranya reaktif alias terindikasi terpapar Covid-19.
Mereka bertiga rincianya satu berasal dari Pasuruan, reaktif saat tes di pos penyekatan Porong. Sementara dua lainnya berasal dari Gresik dan Trenggalek, reaktif saat tes di pos penyekatan Krian.
"Dalam pelaksanaan pemeriksaan masyarakat di Sidoarjo, di Krian total ada 98 orang, hasilnya dari 98 orang itu ada dua reaktif. Mereka berdua berasal dari Gresik dan Trenggalek," ujar Kapolsek Krian, Kompol Mukhlason, Jumat (12/2/2021).
Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji mengatakan, untuk pemeriksaan di Porong rinciannya ada 112 orang terjaring menjalani rapid antigen. Dari ratusan orang itu ada satu warga dari Pasuruan yang hasil rapidnya reaktif.
Sedangkan di wilayah Waru dan Terminal Bungurasih total 218 orang hasilnya non reaktif semua. "Di Waru total 193 orang nihil, tidak ada yang reaktif. Begitu juga pemeriksaan di Terminal Bungurasih 25 orang yang di rapid antigen non reaktif," ujarnya.
Tiga orang yang reaktif tersebut telah dibawa menuju tempat isolasi menggunakan ambulan Dokes Polresta Sidoarjo.
Sekedar diketahui, kegiatan ini secara serentak dilakukan di empat titik selama tiga hari saat libur Imlek. "Tiga orang yang reaktif telah dibawa menuju tempat karantina yang sudah disediakan yakni di Hotel Delta Sinar Mayang Sidoarjo. Di sana hari ini telah disiapkan sebanyak 120 tempat tidur," jelasnya.
Sumardji menambahkan, rapid antigen tak hanya dilakukan di pos-pos penyekatan pintu masuk. Wilayah Sidoarjo yang tengah menerapkan PPKM Mikro juga melakukan hal serupa bagi orang luar yang akan berkunjung.
"Kegiatan ini tak hanya ada di empat titik penyekatan, tiga kecamatan yang tengah menerapkan PPKM Mikro juga melakukan rapid antigen bagi warga luar yang akan masuk," pungkasnya menambahkan.(ads/L1)
Editor : Redaksi