Paskah saat Pandemi, Prosesi Jalan Salib Ditiadakan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ibadah dan prosesi Jalan Salib melalui layar proyektor Gereja St Yakobus Surabaya
Ibadah dan prosesi Jalan Salib melalui layar proyektor Gereja St Yakobus Surabaya

i

BACASAJA.ID - Umat Khatolik biasa mengikuti ibadah Rabu Abu dan mengadakan prosesi Jalan Salib di setiap hari Jumat, sampai hari Paskah.

Sayangnya, semua gereja yang biasa mengadakan Jalan Salib, kali ini tidak bisa menjalankan ritual itu. Sebab saat ini masih pandemi Covid-19. Beberapa wilayah yang masuk zona merah, hanya mendapat izin melakukan ibadat daring dari Keuskuban.

Meski begitu Gereja Santo Yakobus yang berada di kawasan Citraland Surabaya tetap melaksanakan Jalan Salib. Lima menit sebelum Jalan Salib dimulai, hanya sekitar 200 umat yang hadir. Padahal gereja menyiapkan 600 tiket untuk umat yang hendak ibadah di gereja.

Para jemaat bisa mendapatkan tiket melalui situs link dan web gereja. Tempat ibadahpun dibagi menjadi dua, 300 jemaat bisa masuk di dalam gereja yang menghadap langsung ke altar. Sedangkan sisanya bisa menempati hall room di bawah gereja.

Di sana telah disiapkan proyektor untuk melihat prosesi peribadatan. Jika tidak pandemi gereja bisa menampung ribuan umat.

Jalan Salib kali ini hanya dipimpin asisten imam. Tidak ada satupun Romo yang hadir dalam ibadat. Hanya ada asisten imam dan beberapa petugas liturgi, serta dua proyektor di bawah altar.

Seharusnya pada jumat itu ada prosesi ‘arak-arakan’ yang dilakukan petugas liturgi. Biasanya para petugas akan membuat semacam kolosal menceritakan 14 poin perjalanan Yesus disalib.

Di dinding gereja terdapat 14 gambar yang menyimbolkan 14 poin perjalanan Yesus. Lalu para petugas liturgi akan berhenti di tiap gambar tersebut. Seraya berdoa dan menceritakan kisah Yesus. Namun, saat ini tidak ada prosesi itu. Semua ditayangkan melalui layar proyektor.Umat cukup beridiri menghadap proyektor.

Sementara itu, Ketua DPP Bidang 2 Gereja Santo Yakobus Dominiccus Defriatno mengatakan perubahan tata cara ibadat berdasarkan keuskupan. Pihak gereja hanya melaksanakan tugas dari keuskupan saja.

"Arak-arakan ditiadakan. Alasannya membatasi gerak dalam sebuah ibadah. Sesuai pencegahan penularan Covid-19, yang terpenting adalah mengingatkan jemaat akan pertobatan. Juga mengingatkan perjuangan Yesus sebelum disalib. Kami usahakan sebaik mungkin. Sehinnga tidak mengurangi khidmad dari Jalan Salib sendiri,” ujarnya, pada Minggu (21/2/2021).

Ibadat Jalan Salib merupakan ibadat defusi. Sehingga Romo tidak wajib memimpin ibadat tersebut. Berbeda dengan Rabu Abu yang termasuk dari liturgi resmi.

Pun dengan misa. Sehingga Romo yang akan memimpin ibadat tersebut. Defrianto menjelaskan semua ibadat prapaskah sudah diagendakan. Salah satunya sakramen tobat yang akan dilaksanakan bulan Maret mendatang.

Namun sakramen tobat mendatang tidak lagi dilakukan dalam ruangan pengakuan dosa. Melainkan dilakukan secara menyeluruh. "Gereja masih menunggu keputusan dari Keuskupan. Namun jika melihat dari sakramen tobat sebelum Natal, dilakukan secara bersamaan. Tidak lagi tiap umat masuk ke ruangan pengakuan dosa. Meski begitu tiap umat diharapkan tetap bisa khusyuk dalam beribadah,” tandasnya. (byta)

Tag :

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…