Penyeludupan Narkoba ke Dalam Lapas Tulungagung, Dilempar dari Jalan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua orang yang menumpang sepeda motor tampak sedang melempar narkoba ke dalam Lapas Tulungagung.
Dua orang yang menumpang sepeda motor tampak sedang melempar narkoba ke dalam Lapas Tulungagung.

i

BACASAJA.ID - Petugas Lapas Kelas 2B Tulungagung yang berada di Jalan Pahlawan, menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lapas. Penyelundupan ini dilakukan dengan cara melempar bungkusan dari jalan di utara lapas.

Pelemparan yang terjadi pada Senin (22/2/21) lalu itu terekam jelas oleh CCTV Lapas Tulungagung. Setelah diambil oleh petugas, bungkusan itu ternyata adalah paket sabu seberat 8,39 gram.

“Ada dua paket yang beratnya 8,39 gram, dan kami serahkan ke Satreskoba Tulungagung,” ujar Kalapas Tulungagung, Tunggul Buwono, Kamis (25/2/21).

Dari rekaman CCTV terlihat 2 pria dengan mengendarai motor matic tanpa nomor polisi dari arah barat ke timur. Sesampainya di samping tembok lapas, kedua pria itu berhenti. Salah satunya turun dari kendaraan dan melemparkan sesuatu kedalam lapas, melewati tembok lapas setinggi 6 meter.

“Untungnya jatuh di beranggang,”kata Tunggul.

Beranggang merupakan ruang terbuka antara bangunan dalam lapas dan tembok lapas. Jarak antara beranggang dan bangunan dalam lapas berjarak sekitar 4 meter.

Untuk mengantisipasi hal serupa terjadi, kedepan Tunggul berencana memasang jaring di sekeliling bangunan Lapas, sehingga jika terjadi lemparan dari luar, akan tertahan jaring dan mudah untuk diamankan.

“Kita akan pasang jaring di beranggang,” kata pria berkumis ini.

Tunggul jelaskan pelemparan narkotika lebih banyak dibandingkan upaya penyelundupan melalui depan yang skriningnya sangat ketat. Setiap makanan ataupun barang bagi warga binaan dari luar akan diperiksa seksama. Pelemparan biasanya dilakukan saat siang hari, jelang atau sesaat setelah sholat dhluhur.

Kasus pelemparan ini merupakan yang pertama selama kurun 2021. Pada tahun 2020 pihaknya berhasil menggagalkan 7 kali upaya penyelundupan narkotika kedalam lapas.

“5 kali melalui lemparan, dan 2 kali melalui penjagaan depan,” kata Tunggul.

Paling besar adalah upaya penggagalan penyelundupan melalui petugas depan sebanyak 31 gram sabu, yang disembunyikan dalam bungkus rokok dan kerupuk.

Disinggung adanya komunikasi antara warga binaan dan pelempar, Tunggul tak menampik hal itu. Diakui dalam Lapas ada wartel (warung telepon), sehingga warga binaan bisa berkomunikasi dengan orang luar. Dalam wartel ada 6 bilik, 4 bilik untuk panggilan video, dan 2 untuk panggilan suara biasa.

“Kalau penyadapan itu kan ranahnya Kepolisian dan Kejaksaan ya, kita enggak punya kewenangan itu,” jelasnya.

Tunggul juga memaparkan jika Lapas merupakan miniatur dari kehidupan luar. Sehingga kebiasaan di luar lapas dibawa ke dalam lapas.

Dari 554 warga binaan, 355 diantaranya merupakan terpidana kasus narkotika dan narkoba. Dari 355 itu, 61 diantaranya merupakan residivis. Sedang warga binaan lainnya merupakan terpidana kasus pidana umum, terorisme dan Tipikor.

“Segala macam cara dilakukan untuk mendapatkan barang (narkotika),” kata Tunggul dengan tegas.

Untuk antisipasi di dalam blok, rutin dilakukan razia seminggu sekali. Namun tidak menutup ada razia insidentil, jika ada informasi terkait peredaran narkoba.

“Pisau, sajam yang dibuat dari garpu sendok, HP dan charger,” pungkas Tunggul. (Noyo/rg4).

Berita Terbaru

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…