Tak Mau Bayar Tagihan Rp42,1 Juta, Kajari Gadungan Ancam Owner Hotel

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka Kajari gadungan dan barang buktinya.
Tersangka Kajari gadungan dan barang buktinya.

i

BACASAJA.ID - Meski mengaku Kajari yang berdinas di Surabaya, aksi tipu-tipu Abdussomad (39) untuk mengelabuhi owner Hotel Harris nampaknya tak berhasil.

Itu setelah pihak hotel yang berada di kawasan Surabaya Barat ini melaporkan aksi brutalnya ke Tim gabungan Intelijen dan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Pria yang tinggal di Sambiarum Lor Blok 54-F/15, Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Sambikerep, Surabaya itu meresahkan dan sempat mengancam melaporkan owner hotel ketika ditagih untuk membayar biaya penginapan sejak tanggal 26 Februari 2021.

Dalam penangkapan itu, Ia diamankan bersama sopirnya berinisial BT.

Kepala Kejari Surabaya Anton Delianto menjelaskan, terbongkarnya Kajari Gadungan itu setelah pihak hotel melaporkan Abdussomad ke Kejari Surabaya.

“Jadi ketika pihak hotel menagih biaya penginapan senilai Rp38,1 juta dan biaya kerusakan TV Rp4 juta, tersangka tidak mau membayar dan marah-marah,” kata Anton, Kamis (04/3/2021).

Dalam laporan itu, lanjut Anton, pelaku mengancam akan melaporkan owner hotel ke pihak imigrasi karena statusnya yang seorang WNA.

Setelah menerima laporan tersebut, Tim Intelijen dan Pidsus Kejari Surabaya melakukan pengecekan dan penangkapan terhadap tersangka pada pukul 19.00.

“Kami juga mengamankan istri tersangka TYO, dan anaknya GRA. Waktu kami introgasi yang bersangkutan mengaku sebagai Jaksa di lingkungan Kejari Surabaya,” jelasnya.

Di lokasi hotel juga ditemukan atribut lengkap seperti tongkat komando, KTA Kejaksaan, SIM, KTP palsu berstatus PNS, topi kejaksaan, scuba masker berlogo kejaksaan dan masih banyak lainnya.

“Dia marah-marah ketika ditagih, mengakunya LHKPN sedang diblokir. Setelah LHKPN dibuka kembali ia berjanji ke pihak hotel akan membayarnya,” ujar Anton.

Sementara itu, barang bukti lain yang ditemukan adalah KTA Kejaksaan Tinggi Jatim atas nama tersangka BT, driver Abdussomad. Selain itu ada juga invoice dari hotel, KTP, STNK, kartu ATM dan masih banyak lainnya.

Anton mengatakan, saat penggerebekan tersangka kaget dengan adanya Tim Intelijen dan Pidsus Kejari Surabaya.

“Dia tetap ngeyel kalau anggota kejaksaan. Setelah kami dalami, atribut yang digunakannya hanya sebagai alat untuk menipu,” ungkapnya.

Ada dua orang yang sempat ditipu oleh Abdussomad, yakni MD dan DAK. Mereka dijanjikan akan dimasukkan sebagai pegawai di Kementrian Hukum dan HAM dengan cara menyetorkan sejumlah uang kepada tersangka.

“Tersangka mengaku bisa memasukkan sebagai ASN di Kemenkumham. Kedua korban MD dan DAK sudah terlanjur menyetorkan uang Rp720 juta kepada jaksa gadungan ini. Kini Abdussomad dan BT sudah kami serahkan ke Polrestabes Surabaya,” pungkasnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian membenarkan pelimpahan Kajari Palsu itu. Sebab, selain menipu pihak hotel, pelaku juga melalukan penipuan dengan modus CPNS.

"Benar, ada dua korban yang menjadi korban penipuan dengan kerugian ratusan juta. Besok kami rilis," kata Oki Ahadian singkat. (Jem/rg4)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…