Mayoritas Warga Surabaya Tidak Tahu ada Parkir Meter di Taman Bungkul

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Juru parkir di kawasan Taman Bungkul saat menunjukkan cara menggunakan parkir meter.
Juru parkir di kawasan Taman Bungkul saat menunjukkan cara menggunakan parkir meter.

i

BACASAJA.ID - Pemkot Surabaya sejak tahun 2018 telah bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) dengan meresmikan sistem pembayaran kartu elekronik (electronic payment) sebagai alat pembayaran parkir meter.

Parkir meter, merupakan salah satu upaya Dinas Perhubungan Kota Surabaya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui penggunaan alat parkir meter dengan uang elektronik multikartu.

Sistem pengelolaan pembayaran parkir secara elektronik itu, telah diterapkan di kawasan Balai Kota Surabaya dan Taman Bungkul Surabaya. Namun, pada penerapannya hingga saat ini, tidak sedikit masyarakat yang belum mengetahui fungsi dari alat parkir meter tersebut.

Seperti di kawasan Taman Bungkul Surabaya, salah satu pengunjung yang mengaku tidak mengetahui mengenai alat parkir meter, padahal telah terpasang sebanyak 10 buah parkir meter di kawasan itu.

"Saya malah tidak tahu apa itu parkir meter. Saya kalau ke sini langsung bayar uang parkir ke jukirnya," terang Noval salah satu pengunjung yang hendak makan di deretan warung belakang Taman Bungkul, Rabu (17/3/2021).

Hal senada juga di ucapkan oleh pengunjung lainnya, yakni Totok. Ia mengaku bila tidak pernah mendapat karcis atau informasi parkir meter selama ia parkir di kawasan Taman Bungkul.

"Saya tidak tahu tentang alat itu, saya parkir seperti biasa dan membayar langsung ke jukir," kata Totok.

Nahasnya, selama parkir di kawasan itu, mereka tidak pernah mendapatkan karcis parking usai membayar. Tetapi, salah satu juru parkir di kawasan Taman Bungkul terlihat sangat ramah ketika bacasaja.id meminta untuk mengajari cara menggunakan parkir meter tersebut.

Ia juga membantu bagaimana mengopraskikan alat itu, begitu pula dengan cara membayarnya, jika pengunjung tidak memiliki e-payment.

"Tombol ini berfungsi untuk menyalakan mesin dan bisa memilih jenis golong kendaraan kita. Lalu silahkan isi nopol kendaraan," ucapnya.

Sayangnya, ia juga meyangkan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui cara melakukan pembayaran menggunakan alat parkir meter ini.

"Kami siap membantu masyarakat atau pengunjung yang parkir di kawasan ini," katanya.

Setidaknya, di kawasan itu, terdapat 42 juru parkir setiap 24jam per harinya. Bahkan ia juga mengaku bila terjadi konslet atau mesin eror, maka Dinas Perhubungan Kota Surabaya akam segera memperbaikinya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubunga Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat menanggapi ketidaktahuan alat dan fungsi dari parkir meter, ia juga mengakui bila harus lebih bekerja keras untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat Kota Surabaya.

"Tapi memang konsumen parkir ini kan tidak semua golongan yang paham soal ilmu pengetahuan dan teknologi dan ini adalah tugas kami untuk melakukan sosialisasi. Permasalahn bukan pada jukir, tapi ini tugas kita bersama Pemerintah dan media tentunya mulai beralih pembayaran dengan cash lash (electronic money)," jelas Irvan.

"Kita konsisten, apakah itu parkir meter, kemudian kita permudah lagi mobile banki atau QRIS, ini kita terus kita ikuti trend keinginan masyarakat bagaiman membayar parkit itu bisa lebih mudah," sambungnya.

Irvan juga menjelaskan, jika terjadi konsleting atau mesin error pada mesin parkir meter maka akan langsung dibenahi oleh pihak Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

"Biasanya itu pada permaslahan aki, jadi langsung kami ganti. Permasalahan teknis ini segera kami atasi," tandasnya. (byta)

Berita Terbaru

Samling Polantas Polda Sulbar Hadir Mudahkan Urusan Administrasi dan Berbagi Minyak Goreng untuk Warga Taat Pajak

Samling Polantas Polda Sulbar Hadir Mudahkan Urusan Administrasi dan Berbagi Minyak Goreng untuk Warga Taat Pajak

Sabtu, 12 Sep 2026 14:02 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 14:02 WIB

POLDA SULBAR - Pelayanan samsat keliling (Samling) kembali hadir mendekatkan diri kepada masyarakat, kali ini menyasar Kecamatan Tommo, tepatnya di Kantor Desa…

Kasus Gratifikasi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Periksa Pengusaha Rokok Muhammad Suryo, Siapa Dia?

Kasus Gratifikasi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Periksa Pengusaha Rokok Muhammad Suryo, Siapa Dia?

Sabtu, 12 Sep 2026 10:23 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 10:23 WIB

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih membuka peluang memeriksa pengusaha rokok Muhammad Suryo dalam pengembangan sejumlah perkara yang ditangani…

Zona Club Milik Rasa Sayang Grup Gunakan Logo dan Seragam Polri untuk Promosi, Bentuk Pelecehan?

Zona Club Milik Rasa Sayang Grup Gunakan Logo dan Seragam Polri untuk Promosi, Bentuk Pelecehan?

Jumat, 11 Sep 2026 21:09 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:09 WIB

SURABAYA-  Pemandangan tak biasa terlihat dalam operasional salah satu tempat hiburan malam di Surabaya. Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan munculnya …

PB XIV Hangabehi Tancap Gas Usai Jumenengan, 75 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan ke Wonogiri

PB XIV Hangabehi Tancap Gas Usai Jumenengan, 75 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan ke Wonogiri

Jumat, 11 Sep 2026 20:15 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 20:15 WIB

PB XIV Hangabehi membantu warga Wonogiri, sebanyak 75 ribu liter air bersih disalurkan di Gunung Kukusan.…

Warga Sulbar Kesulitan Dapatkan Solar-Pertalite, Kapolda Minta Masyarakat Lapor Jika Ada Penimbunan

Warga Sulbar Kesulitan Dapatkan Solar-Pertalite, Kapolda Minta Masyarakat Lapor Jika Ada Penimbunan

Jumat, 11 Sep 2026 14:52 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:52 WIB

MAMUJU – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat meminta masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi praktik penimbunan bahan bakar minyak (…

Sopir Bus Maut di Trans Sulawesi Jadi Tersangka, Urine Positif Methampetamin

Sopir Bus Maut di Trans Sulawesi Jadi Tersangka, Urine Positif Methampetamin

Jumat, 11 Sep 2026 11:01 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 11:01 WIB

MAMUJU TENGAH — Kasus kecelakaan maut yang melibatkan sebuah bus di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, memasuki b…