Underpass Gresik Belum Dibuka, DPRD: Ada yang Tidak Beres

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi Underpass di atas jalan Wahidin Sudirohusodo yang hingga saat ini akses jalan masih ditutup, Selasa (23/3/2021).
Kondisi Underpass di atas jalan Wahidin Sudirohusodo yang hingga saat ini akses jalan masih ditutup, Selasa (23/3/2021).

i

BACASAJA.IDProyek pembangunan underpass atau terowongan yang memotong jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Gresik untuk tahap I telah selesai. Tapi masih belum juga dibuka aksesnya. Komisi III DPRD Gresik mencium ada yang tidak beres dengan proyek yang didanai APBD tersebut.

Jalan atas underpass sudah selesai pengerjaanya, terlihat mulus aspalnya. Tapi di bagian bawah atau terowongan masih belum selesai proyek pembangunannya sampai saat ini.

Itu terlihat dari sisi kanan kiri terowongan yang hanya ditambal dengan tumpukan karung berisi pedel serta ditutupi terpal biru untuk menahan longsoran.

Melihat fakta itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gresik Asroin Widyana mengatakan jalan Wahidin yang ada pembangunan itu seharusnya sudah dibuka. Sebab yang dibangun di bagian bawah (underpass), bukan di atasnya.

“Kenapa itu tidak buka? Apa karena sisi kiri kanan bangunan underpass ada yang longsor? Kalau penyebabnya itu tidak alasan untuk tidak dibuka,” ungkap Asroin, Selasa (23/3/2021).

Politikus dari partai Golkar ini menegaskan, karena dampak bangunan jalan underpass bawah yang bagian sisinya longsor itu hingga saat ini belum ada perbaikan sama sekali.

“Ini konsultan perencana proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) harusnya menyiapkan yang tak terduga, terjadi longsor atau tanah dari batu. Semuanya harus disiapkan. Kalau seperti ini berarti ada yang tidak beres di konsultan perencanaan proyeknya,” ungkap Asroin.

Asroin menambahkan perencanaan ini sudah harus menjadi tanggung jawab pihak perencana pembangunan awal. Artinya pihak pemberi, dalam hal ini Dinas DPUTR harusnya sudah menghitung hal yang tidak terduga.

“Nanti pihak siapa yang melakukan perbaikan, pemenang pertama atau kedua sepanjang ada di dalam kontrak tidak masalah. Kalau pun tidak ada PU harus tanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas DPUTR Dhiannita Triastuti belum bisa memberikan komentar terkait jalan yang masih ditutup itu. Ketika dikonfirmasi juga tidak ada respon.

Pengerjaan proyek ini telat atau terlambat dari jadwal sesuai kontrak. Hasil recheck per tanggal 28-29 Desember 2020 lalu, masih digarap dengan melakukan pengecoran oleh kontraktor yang seharusnya selesai.

Untuk diketahui, proyek underpass ini dengan spesifikasi ketinggian terowongan 4,7 meter dan lebar 7,2 meter. Selain itu, lebar jalan 5,9 meter ditambah trotoar 1,5 meter.

Tahap awal pembangunan underpass ini, Pemkab Gresik yang saat itu masih dipimpin Bupati Sambari Halim mengalokasikan dana Rp 5 miliar melalui APBD 2020. (TBK)

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…