Bantah Selingkuh, Kades Pasuruan: Yang Nggerebek yang Paksa Buka Baju

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kades Wotgalih Pasuruan RK dan perangkat desa SL.
Kades Wotgalih Pasuruan RK dan perangkat desa SL.

i

BACASAJA.ID - Masih ingat dengan peristiwa penggerebekan warga desa di Kabupaten Pasuruan terhadap seorang kades wanita dan pasangannya yang diduga selingkuh? Begini kelanjutannya.

Setelah lima hari sejak insiden penggerebekan sang suami dan warga desa, Kades Wotgalih, Kecamatan Nguling, berinisial RK, akhirnya menampakkan diri di Mapolres Pasuruan, Jumat (26/3/2021). Di kantor polisi itu, RK membantah semua tuduhan yang diarahkan kepadanya. Bahkan, RK mengaku itu semua adalah fitnah.

Kepada awak media, RK mengaku, sebelum insiden penggerebekan itu terjadi, dirinya sempat menelepon perangkat desa SL tentang pencairan beras setiap bulan. SL, kata RK, adalah operator pencairan beras itu.

"Saya dan Pak SL ketemu di jalan. Yang punya rumah kenal sama Pak SL. Yang punya rumah mengatakan, tidak enak kalau ngobrol di jalan. Mending masuk ke rumahnya," tutur Kades RK menirukan sang pemilik rumah yang digerebek.

Ketika itu, sambung RK, sang pemilik rumah tidak mengenali dirinya sebagai seorang kades. Karena diminta untuk masuk oleh pemilik rumah, RK pun bersedia.

"Baru saja saya masuk, sudah langsung digerebek," ungkap RK.

BACA JUGA: Bu Kades Pasuruan dan PIL-nya Ini Tanpa Busana saat Digerebek Massa

Selain itu, masih kata RK, ketika digerebek dirinya dan SL tidak sedang berada di kamar, tetapi berada di ruang tamu. Bahkan, tegas RK, sang pemilik rumah juga ada di dalam rumah.

"Jadi itu bukan rumah kosang. Pemiliknya ada di dalam kok. Bukan digerebek di kamar, tapi di ruang tamu," tambah RK.

Sementara itu, mengenai tudingan tanpa busana dan kabur ketika digerebek, RK juga membantah tuduhan itu. Bahkan, tegas RK, justru SL yang dipaksa melepas baju oleh warga yang menggerebek.

"Tidak benar itu. Ada saksinya anak saya. Ketika digerebek, saya langsung dipegangi anak. Pak SL dipaksa buka baju dan celana tidak mau. Terjadi perkelahian," ungkap RK lagi.

Yang terpenting, sambung Kades RK, dia dan SL tidak ada hubungan khusus selain atasan da bawahan di pemerintahan desa.

Sebelumnya, kades perempuan di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, RK (38) digerebek suaminya, EM, saat berdua bersama SL (35) dalam kamar rumah temannya yang terletak di desa tetangga, Minggu (21/3/2021) pukul 08.30 WIB. RK kabur, sedangkan SL babak belur dihajar suami RK dan warga. Hingga akhirnya petugas kepolisian tiba di lokasi. SL diamankan ke Mapolres Pasuruan Kota untuk menghindari hal yang lebih fatal. (ktd)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…