Ini Tombak Maut Penjaga Malam Banjarmasin yang Mencabut Nyawa Doni

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolsek Banjarmasin Utara Kompol Indra Agung Permana Putra menunjukkan sebilah tombak yang digunakan oleh Heriyani alis Ucup (21) untuk menghabisi nyawa Mahdoni Maulana.
Kapolsek Banjarmasin Utara Kompol Indra Agung Permana Putra menunjukkan sebilah tombak yang digunakan oleh Heriyani alis Ucup (21) untuk menghabisi nyawa Mahdoni Maulana.

i

BACASAJA.ID - Kapolsek Banjarmasin Utara Kompol Indra Agung Permana Putra menunjukkan sebilah tombak yang digunakan oleh Heriyani alis Ucup (21) untuk menghabisi nyawa Mahdoni Maulana dalam peristiwa berdarah di Banjarmasin Utara, baru-baru ini.

Tombak sepanjang bentangan orangan dewasa tersebut ditemukan polisi di belakang rumah saat melakukan operasi penangkapan terhadap pelaku Heriyani alias Ucup di Jalan Padat Karya Komp. Keruwing III No 06, Kelurahan Sei Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara pada Minggu sore menjelang salat magrib.

Kompol Indra mengatakan motif si penjaga malam itu melakukan perbuatan tak terpujinya lantaran kesal dengan sikap korban waktu itu.

"Waktu kejadian, korban sedang nongkrong bersama teman-temannya di depan Toko Abu-Abu Muslim Jalan Padat Karya RT 03, Sei Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara," kata Kompol Indra saat menggelar konferensi pers di Mapolsekta, Selasa (30/3).

Heriyani alis Ucup mengusir korban agar segera pergi lantaran tempat nongkrong korban tersebut merupakan wilayah jagaannya.

"Karena seruannya tak dihiraukan korban, si pelaku pun marah. Tanpa banyak bicara pelaku kemudian menusuk perut dan dada pemuda asal Jalan Sungai Andai Komp Jeruk Purut VII No 30, Kecamatan Banjarmasin Utara," tutur Kompol Indra.

Singkat cerita, korban sempat dilarikan ke rumah sakit Ansari Saleh Banjarmasin guna mendapat perawatan medis. Namun takdir berkata lain, tepat pukul 07.00 wita, tim medis menyatakan nyawa Mahdoni Maulana tak tertolong.

"Setelah mendapat perawatan medis beberapa jam kemudian korban meninggal dunia. Lantaran luka tusuk di tubuh korban mengenai alat vital. Selain itu korban juga banyak kehilangan darah," ungkap eks Kasat Lantas Polres Banjar itu.

Usai membunuh korban, Heriyani alis Ucup Melarikan diri. Berdasarkan penyelidikan, si penjaga malam itu sempat bersembunyi di rumah orang tuanya.

"Kurang 24 jam setelah kami olah TKP, kemudian kami lidik, bisa dilakukan penangkapan terhadap tersangka," tandas Kompol Indra.

Heriyani alis Ucup kini mendekam di balik jeruji Rutan polisi. Ia sangkakan telah melakukan tindak Pidana penganiayaan yang Mengakibatkan Matinya Orang sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 (3) Jo 338 KUH Pidana. (Ed)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …