Kenaikan NJOP Bakal Dievaluasi, PBB Disepakati Naik 25%

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekda Tulungagung, Sukaji
Sekda Tulungagung, Sukaji

i

BACASAJA.ID- Pemkab Tulungagung berencana melakukan evaluasi kenaikan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) yang dianggap naik berlipat-lipat di beberapa wilayah.

Pernyataan ini dilontarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung, Sukaji setelah melakukan hearing (dengar pendapat) dengan Ketua DPRD dan Komisi C DPRD Tulungagung, Rabu (7/4/2021).

“Di daerah pinggiran atau sebagainya, NJOP-nya terlalu tinggi atau ada kekeliruan, akan kita benahi di tahun depan,” ujar Sukaji.

Sukaji mengatakan kenaikan NJOP seharusnya menguntungkan bagi masyarakat. Kenaikan tertinggi berada di wilayah pesisir selatan yang berdekatan dengan JLS (Jalur Lintas Selatan) yang mencapai belasan kali.

Disinggung apakah kenaikan ini berkaitan dengan proyek nasional JLS, Sukaji dengan tegas membantahnya. “Kita menggali potensi tanah di Kabupaten Tulungagung,” katanya.

Evaluasi baru dilakukan jika ada keberatan dari masyarakat, lalu keberatan itu akan dikaji. Kajian itu akan dievaluasi lagi tahun depan.

Saat ditanyakan masih adanya 60 persen SPPT yang belum diambil oleh kepala desa, Sukaji mengatakan lantaran mereka belum mengetahui imbas kenaikan NJOP.

Untuk itu pihaknya akan melakukan sosialisasi secara maraton. Pihaknya menargetkan pada 14 April seluruh kenaikan NJOP sudah tersosialisasikan.

Sementara itu Ketua DPRD Tulungagung, Marsono selepas hearing mengatakan telah disepakati kenaikan PBB maksimal 25 persen.

Senada dengan Sukaji, kenaikan NJOP akan dievaluasi lagi tahun depan. “Yang benar dilanjutkan, yang kurang benar disesuaikan, yang salah akan dibenarkan tapi melalui mekanisme di tahun yang akan datang,” kata Marsono.

Mereka yang keberatan bisa mengajukan keringanan, dan akan diverifikasi oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda).

Marsono juga meminta Pemkab Tulungagung untuk mengomunikasikan kebijakan ini ke camat dan kepala desa. “Eksekutif wajib mengomunikasikan ini dengan Kades dan camat, agar dinamika pemerintahan berjalan lancar. Termasuk membagikan SPPT (PBB),” pungkas Marsono.

Sebelumnya para Kades yang bergabung dalam AKD menilai, kenaikan PBB dan NJOP memberatkan warga. Mereka beralasan saat ini ekonomi warga tengah tertekan karena pandemi virus corona. (Noyo/JP)

Berita Terbaru

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti, Ini Daftarnya

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti, Ini Daftarnya

Sabtu, 03 Okt 2026 18:58 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 18:58 WIB

JAKARTA – Polri melakukan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 t…

JUPE Malam hari, Polsek Gubeng Patroli Cegah Kriminalitas sembari Bagikan Sembako kepada Para Pejuang Rupiah

JUPE Malam hari, Polsek Gubeng Patroli Cegah Kriminalitas sembari Bagikan Sembako kepada Para Pejuang Rupiah

Sabtu, 03 Okt 2026 15:21 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYA — Kepedulian kepada masyarakat tidak mengenal waktu. Hal tersebut ditunjukkan Kapolsek Gubeng AKP Sugarda Aditya Buwana Trenggoro, S.T.K., M.H., yang m…

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Sabtu, 03 Okt 2026 14:24 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital telah menjangkau 1.004.298 kepala keluarga (KK) di Kota…

Kasus Dugaan Pungli Lurah di Surabaya Masih Diperiksa, Wali Kota Eri Cari Siapa Saja yang Terlibat

Kasus Dugaan Pungli Lurah di Surabaya Masih Diperiksa, Wali Kota Eri Cari Siapa Saja yang Terlibat

Sabtu, 03 Okt 2026 14:00 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYA- Pemeriksaan terhadap seorang lurah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terkait dugaan pungutan liar (pungli) masih berjalan di…

Kapolda dan Wakapolda Jatim Diganti, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Gantikan Posisi Irjen Nanang Avianto

Kapolda dan Wakapolda Jatim Diganti, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Gantikan Posisi Irjen Nanang Avianto

Sabtu, 03 Okt 2026 13:56 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 13:56 WIB

SURABAYA - Pasca pergantian Kapolri baru, gerbong mutasi jabatan bergulir. Kali ini jabatan Kapolda Jatim dan Wakapolda Jatim bakal berganti dalam bulan ini.…

Kapolda Sulbar Berganti, Irjen Totok Suharyanto Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Irjen Adi Deriyan

Kapolda Sulbar Berganti, Irjen Totok Suharyanto Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Irjen Adi Deriyan

Sabtu, 03 Okt 2026 11:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 11:55 WIB

POLDA SULBAR- Sebuah babak baru dimulai untuk Polda Sulawesi Barat. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2205/X/Kep./2026 tertanggal 2 Oktober 2026,…