Cak Ji Rekrut Difabel sebagai Tim Kreatif, Sentil Pengusaha

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cak Ji bersama perwakilan penyandang disabilitas, USAID, dan OPD pendamping di Ruang Sidang Sekda
Cak Ji bersama perwakilan penyandang disabilitas, USAID, dan OPD pendamping di Ruang Sidang Sekda

i

BACASAJA.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya untuk memberikan akses pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Salah satu upaya itu menggandeng Pakarsa Mitra Kunci dari Badan Pembangunan Internasional AS (USAID).

Pertemuan Pemkot dan USAID juga melibatkan perwakilan peyandang disabilitas, serta OPD pendamping. Yakni Bappeko, Disnaker, Infokom, dan Humas.

Mereka berdiskusi membahas soal keterampilan, serta panduan dan inklusivitas di tempat kerja yang dibutuhkan oleh penyandang disabilitas di Kota Surabaya.

Hal ini kemudian di implementasikan oleh Pemkot Surabaya, khususnya Wakil Wali Kota Surabaya yang sudah merekrut beberapa penyandang disabilitas yang menjadi tim kreatifnya.

"Jangan sampai anak disabilitas ini hanya berkutat di rumah saja, mereka ini harus keluar dan menunjukkan kemampuannya kepada orang luar," terang Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, Rabu (28/4/2021).

Cak Ji, sapaan akrabnya mengatakan,  ia bersama timnya cepat bersinergi bersama. Sebab, para penyandang disabilitas ini tidak memiliki ketergantungan.

Cak Ji menambahkan, berdasarkan UU No. 4/1997, tentang penyandang cacat, perbandingan tenaga kerja di tiap perusahaan 1:100. Ini berarti setiap 100 pekerja normal harus ada satu pekerja difabel.

"Di Pemkot tadi sudah disampaikan oleh Infokom ada satu anak, kemarin di tempat saya ada tiga anak, dan mereka memiliki kemampuan yang bisa dicontoh yang lainnya," jelas Cak Ji.

Cak Ji juga berharap, untuk perusahaan swasta mereka juga harus mempunyai satu tempat, agar para penyandang disabilitas ini bisa berkerja sesuai dengan kemampuannya.

"Untuk daerah lain mungkin juga bisa meniru Kota Surabaya, di mana Undang-Undang juga sudah jelas . Tentunya ini bukan hanya slogan, karena untuk implementasinya mereka juga harus mendapatkan tempat," terangnya.

Sementara itu, Dani, perwakilan penyandang disabilitas berharap, bila diskusi ini bisa dilanjutkan dengan teknis akses pekerjaan.

"Mungkin nanti bisa dilanjutkan dengan pelatihan, lalu apakah mereka dibuatkan magang, kalau memang layak baru bekerja atau bagaimana nantinya. Kemudian, bagaimana monitoringnya dan keberlanjutannya. Sebab, jangan sampai perusahaan jika dibutuhkan 1 persen, maka mereka menggampangkan," tandas Dani. (byta)

Berita Terbaru

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

SURABAYA – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur dinilai masih menyulitkan warga kurang mampu. Pasalnya, calon peserta didik d…

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas), Silmy Karim, menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tujuh orang lainnya. Mereka…

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…