BACASAJA.ID - Usai melakukan pengecekan di Stasiun Surabaya Gubeng, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji langsung bergegas menuju Terminal Purabaya.
Di Terminal Purabaya, Armuji melakukan pengecekan terkait kesiapan armada bus dan pengecekan protokol kesehatan di lingkungan terminal, sebelum larangan mudik berlaku besok, 6-7 Mei 2021.
"Jadi untuk penumpang yang mau pergi keluar daerah hari ini terkahir sampai pukul 00.00 karena malam ini juga petugas gabungan di titik-titik penyekatan sudah mulai melakukan skrining," kata Cak Ji sapaan akrabnya, Rabu (5/5/2021).
Untuk hari terakhir sebelum larangan mudik lebaran, di Terminal Purabaya sendiri sudah mencapai 6-7 ribu orang yang mengakses armada bus.
Namun, Cak Ji juga meminta pengecekan di lingkungan Terminal Purabaya lebih diketatkan, agar tidak hanya sebatas pengecekan suhu tubuh saja.
"Ini tentunya perlu menjadi suatu perhatian khusus dimana orang-orang yang datang dari dikampung halamannya, mereka juga harus mendapatkan tracing. Sebab, belum tentu mereka negatif Covid - 19," tegasnya
"Itu yang harus menjadi perhatian kita, begitu pula dengan orang yqng naik bus dan masuk ke Surabaya, maka antisipasi harus di tingkat RT/RW agar mereka bisa benar-benar menunjukkan negatif Covid - 19 melalui PCR atau GeNose," sambungnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana dan Tranportasi Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Ridlo Noor Wahab mengatakan, bila persiapan untuk larangan mudik besok, pihaknya sudah koordinasi dengan jajaran terkait, kepolisian dan Pemkab Sidoarjo dan Pemkot Surabaya, serta dengan Satgas Covid - 19 setempat.
"Hasilnya apa, saya belum tau. Intinya untuk bus akan mendapat stiker sebagai tanda boleh berangkat pada larangan mudik di tanggal 6-7 Mei," tandas Ridlo. (byta)
Editor : Redaksi