Bermodus Obati Kanker Payudara, Dosen UNEJ Ini Cabuli Gadis 16 Tahun

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Konferensi pers kasus pencabulan anak di bawah umur oleh tersangka RH yang juga dosen Universitas Jember.
Konferensi pers kasus pencabulan anak di bawah umur oleh tersangka RH yang juga dosen Universitas Jember.

i

BACASAJA.ID - Dosen Fisip Universitas Jember (Unej) berinisial RH akhirnya menjadi tersangka pencabulan anak di bawah umur. RH sendiri lantas ditahan oleh penyidik Polres Jember. Hal itu diputuskan polisi setelah melakukan serentetan pemeriksaan dan penyidikan.

Wakapolres Jember Kompol Kadek Ari mengungkapkan, penahanan pria yang disebut-sebut sebagai calon profesor itu karena penyidik sudah menemukan cukup bukti dan saksi. Sekedar mengingatkan, RH sebelumnya disebut-sebut sebagai pelaku pencabulan terhadap keponakannya sendiri yang masih berusia 16 tahun.

"Dari kemarin yang bersangkutan telah disidik, diperiksa sebagai tersangka, lalu langsung ditahan," sebut Wakapolres Jember Kompol Kadek Ari, Kamis (06/5/2021).

Kadek lantas mengungkapkan modus pencabulan yang dilakukan oleh tersangka RH. Dosen Unej itu berpura-pura hendak menunjukkan cara mengatasi penyakit kanker payudara kepada korban. Tersangka RH mempraktikkan kepada korban tentang terapi pengobatan, kendati korban tidak menderita sakit kanker payudara.

"Diduga kuat saat itu terjadi praktik perbuatan cabul," papar Kadek.

Perbuatan cabul itu, sambung Wakapolres Kadek, dilakukan lebih dari sekali. Korban sendiri sempat merekam percakapan dengan tersangka saat hendak melakukan perbuatan cabul tersebut.

"Dalam kasus ini, kami mengamankan barang bukti HP yang digunakan merekam dan pakaian yang digunakan korban pada saat terjadi perbuatan cabul," tandas Kompol Kadek Ari.

Dalam kasus ini, RH akan di jerat UU Perlindungan Anak, yakni Pada 82 ayat (1) dan (2), dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara ditambah sepertiga ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan pidana tambahan mulai dari kebiri hingga ke pengumuman identitas pelaku. (lmr)

Berita Terbaru

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan Bus Bintang Fadiya nomor polisi DN 7901 AU terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan K…

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Probolinggo menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur …

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

POLDA SULBAR - Sorotan lampu biru kendaraan patroli Polantas Polda Sulbar kembali menyisir ruas jalan Kota Mamuju, Sabtu (5/9/26) malam. Dalam program rutin…

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…