Jelang Hari Raya, Bupati Trenggalek dan Forkompinda Tinjau Wilayah

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah lakukan peninjauan wilayah menjelang lebaran, Rabu (12/5/2021).
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah lakukan peninjauan wilayah menjelang lebaran, Rabu (12/5/2021).

i

BACASAJA.ID - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah lakukan peninjauan wilayah menjelang lebaran, Rabu (12/5/2021).

Turut mendampingi Wakil Bupati, Syah Muhamad Natanegara, Sekda Kabupaten Trenggalek, Joko Irianto serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Peninjauan dilakukan disejumlah wilayah titik lokasi dalam rangka melihat kesiapan petugas dalam menghadapi lebaran yang jatuh pada hari Kamis (13/5/2021).

"Alhamdulillah kegiatan di Pos Durenan lalu lintas terpantau lancar, seperti balon, petasan tidak diketemukan," terang Bupati Trenggalek, yang kerap disapa Gus Ipin.

Salah satu alasan kunjungan yang dilakukan rombongan Bupati dan Forkompinda ke Pos Wilayah Durenan, adalah Durenan merupakan Kota Kecamatan yang berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten Tulungagung.

"Karena Durenan ini berbatasan dengan Tulungagung. Kita minta jalan yang akan masuk ke desa-desa yang berbatasan langsung dengan jalan nasional ini dilakukan penyekatan," terang Bupati didepan awak media.

Disampaikan juga bahwa peninjuan dilakukan untuk melihat kesiapan petugas disana, dalam mengantisipasi kemungkinan membludaknya kunjungan masyarakat karena banyak tokoh agama yang berada di kecamatan Durenan.

"Jangan sampai nanti kita tidak bisa kendalikan, kunjungan yang datang justru menjadi kluster baru Covid. Sekarang kita juga mau lanjut untuk bersilaturahmi tokoh agama jelang lebaran ini," tambahnya.

Perlu diketahui bahwa di kecamatan Durenan memeiliki tradisi "Kupatan", yang sudah berjalan puluhan tahun. Perayaan kupatan sendiri konon bisa dikatakan lebih ramai dibandingkan dengan Hari Raya Idul Fitri sendiri.

Kupatan seolah menjadi budaya yang wajib bagi masyarakat Durenan. Asal muasal kupatan sendiri berawal dari kegiatan penyambutan mayarakat yang menyambut kedatangan Mbah Mesir dari puasa Syawal.

Sejarah menerangkan Mbah mesir, merupakan tokoh agama setempat. Dari garis keturunan beliau telah lahir beberapa ulama besar di Jatim seperti Ploso Kediri.

Meskipun telah menjadi budaya yang lekat dengan masyarakat di daerahnya, Bupati Arifin tidak ingin tradisi Kupatan ini justru menjadikan kluster penyebaran baru Covid 19, karena kunjungan masyarakat luar yang tidak terkendali.

Meminimalisir resiko penyebaran pandemi langkah penyekatan batas desa dengan jalan nasional dilakukan. Sekaligus sebagai bentuk upaya pemerintah untuk melindungi para ulama yanga ada. (j/g)

Berita Terbaru

Cegah 3C dan Balap Liar, URC Polda Sulbar Patroli Malam di Mamuju

Cegah 3C dan Balap Liar, URC Polda Sulbar Patroli Malam di Mamuju

Kamis, 03 Sep 2026 12:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:32 WIB

MAMUJU – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat. Tim …

Kapolda Sulbar Lepas Kombes Pol Agus Budi Supriyanto: Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Kapolda Sulbar Lepas Kombes Pol Agus Budi Supriyanto: Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Kamis, 03 Sep 2026 08:52 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 08:52 WIB

POLDA SULBAR- Masa pengabdian Kombes Pol Agus Budi Supriyanto, selaku Direktur Pengamanan Obyek Vital (DirPamobvit) Polda Sulawesi Barat resmi berakhir…

PT Java Fortis vs Nany Widjaja: Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian dan Kerugian Rp83 Miliar

PT Java Fortis vs Nany Widjaja: Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian dan Kerugian Rp83 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 07:01 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 07:01 WIB

SURABAYA — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau kelalaian dalam m…

Buka Akses U-Turn Lebih Aman di Wonokromo, Pemkot Surabaya Relokasi 43 Pedagang Pasar Tumpah

Buka Akses U-Turn Lebih Aman di Wonokromo, Pemkot Surabaya Relokasi 43 Pedagang Pasar Tumpah

Rabu, 02 Sep 2026 20:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:52 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Kecamatan Wonokromo merelokasi 43 pedagang pasar tumpah yang selama ini menempati badan jalan dan saluran…

Jaga Keselamatan Berlalu Lintas, Polantas Polda Sulbar Terus Hadir Saat Padatnya Arus Pulang Kerja

Jaga Keselamatan Berlalu Lintas, Polantas Polda Sulbar Terus Hadir Saat Padatnya Arus Pulang Kerja

Rabu, 02 Sep 2026 18:50 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 18:50 WIB

POLDA SULBAR- Keselamatan dan ketertiban di jalan raya terus menjadi prioritas utama Polantas Polda Sulbar, melalui pengaturan lalu lintas pada jam-jam padat…

Peziarah Ampel Resah Diganggu Anjal, Wali Kota Eri Perintahkan Satpol PP Perketat Pengawasan

Peziarah Ampel Resah Diganggu Anjal, Wali Kota Eri Perintahkan Satpol PP Perketat Pengawasan

Rabu, 02 Sep 2026 15:34 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:34 WIB

SURABAYA- Sejumlah peziarah di kawasan wisata religi Makam Sunan Ampel, Kota Surabaya, mengeluhkan gangguan anak jalanan (anjal) dan pengemis yang meminta…