Penyiksa ART ternyata Pengacara Wanita, Pasal Berlapis Menantinya

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto FF, majikan penyiksa ART.
Foto FF, majikan penyiksa ART.

i

BACASAJA.ID - Tersangka penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) tidak dihadirkan saat rilis. Rupanya dia sedang sakit. Polisi hanya membeber barang bukti yang dipakai FF (53) untuk menyiksa korban yakni EAS.

Saat polisi menunjukkannya terpampang wajah sang pelaku. Ternyata FF seorang perempuan, kabarnya dia berprofesi sebagai pengacara di Surabaya.

"Berikut foto dan alat yang dipakai tersangka mekakukan tindak kekerasan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian, Rabu (19/5/2021).

Oki menyebut ada beberapa alat yang disita di antaranya selang, sapu, pipa, dan setrika.

"Pelaku melakukan perlakuan tidak manusiawi yaitu kekerasan terhadap korban," ucap dia.

Dalam pemeriksaan FF sempat mengelak tak mengakui perbuatannya. Namun, setelah dia ditetapkan sebagai tersangka akhirnya mengatakan yang sebenarnya.

"Yang bersangkutan menyangkal, tetapi saat pemeriksaan sebagai tersangka dia mengakui," ujar Oki.

Mantan Kasubdit Jatanras Polda Jatim itu membeberkan bahwa perbuatan yang dilakukan FF dilakukan secara sadar. Semua atas dasar kekesalannya karena pekerjaan EAS tak sesuai keinginannya.

"Motifnya kesal karena pekerjaan korban tak sesuai apa yang pelaku inginkan," kata dia.

FF akhirnya mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan jeratan pasal berlapis. Yaitu Pasal 44 Undang-Undang nomor 23 tahun 2004 tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

"Ancaman pidananya maksimal lima tahun penjara," pungkas Oki. (ads)

Tag :

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…