BACASAJA.ID - Gebrakan inovasi baru dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik dengan mengadakan sertifikasi bagi pengemudi (sopir), terutama sopir angkutan kota (Angkot) dan angkutan desa (Angdes), Senin (24/5/2021) kemarin.
Pada uji kompetensi sertifikasi itu, ada sekitar 75 sopir Angkota dan Angdes yang ikut menjalani tes lapangan di GKB comvex Jl. Jawa perumahan Gresik Kota Baru, Kecamatan Manyar.
Kepala Dishub Gresik Nanang Setiawan melalui Kepala Bidang (Kabid) Angkutan, Muhammad Amri mengatakan sertifikasi bagi pengemudi angkutan umum di Gresik terutama untuk sopir Angkot dan Angdes itu untuk mempermudah bagi para sopir jika ingin beralih bekerja di tempat lain.
Bahkan, lanjut Amri sertifikasi bagi sopir itu untuk lebih sebagai pelindung bagi profesi mereka, khususnya para sopir angkutan umum.
"Kami berharap dengan adanya sertifikasi ini, selain mempunyai skil yang didapat dari uji SIM, sertifikasi ini juga bisa menjadi pelindung bagi profesi mereka. Juga menjaga agar para sopir lebih berattitude di dalam transportasi (menjalankan pekerjaan mereka)," kata Amri.
Amri melanjutkan, nanti para sopir yang sudah memiliki atau mempunyai sertifikasi ini, akan lebih memiliki nilai plus jika sewaktu-waktu mereka beralih profesi misal menjadi sopir (driver) di perusahaan atau tempat lainnya.
"Sertifikasi ini menjadi nilai plus bagi driver (sopir) jika pindah profesi. Sebab ada nilai plus karena sudah tersertifikasi. Apalagi, setiap perusahaan yang sudah berstandar nasional mewajibkan untuk para pengemudi mempunyai sertifikasi ini," ucapnya, Selasa (25/5/2021).
Amri menambahkan kegiatan sertifikasi ini baru kali pertama diadakan oleh Dishub Gresik untuk para sopir, ini sebuah inovasi baru, nantinya akan di jalankan secara berkala.
"Ya sertifikasi ini kali pertama dilakukan oleh Dishub Gresik untuk para sopir khusunya sopir Angkot dan Angdes. Kedepan jika memungkinkan situasi dan kondisinya akan dilanjutkan secara berkala," jelasnya.
Sementara itu, Marsudi salah satu peserta uji kompetensi sertifikasi sopir mengatakan senang dengan adanya kegiatan sertifikasi ini, sebab sangat penting bagi dirinya jika sewaktu-waktu akan pindah ke sebuah perusahaan atau tempat lain.
"Tentu sangat senang dan terbantu dengan sertifikasi ini. Bisa jadi pegangan apabila sudah jenuh jadi sopir angkutan umum dan pindah jadi driver perusahaan. Semoga saja nanti saya lulus dan mendapat sertifikat ini," kata bapak dua anak itu. (TBK)
Editor : Redaksi