Kabur ke Tangerang, Pembunuh Bocah SD Kupang Krajan Ditembak Polisi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka pelaku pembunuhan terhadap bocah SD di Kupang Krajan saat dipamerkan ke hadapan media.
Tersangka pelaku pembunuhan terhadap bocah SD di Kupang Krajan saat dipamerkan ke hadapan media.

i

BACASAJA.ID - Tak butuh waktu lama bagi Unit Resmob Sat reskrim Polrestabes Surabaya meringkus pelaku pembunuhan JM (12) bocah kelas 6 SD di Jalan Kupang Krajan, Surabaya.

Pelaku bernama Wahyu Buana Putra Morita warga Garut, Jawa Barat ini diringkus polisi saat melarikan di Kota Tanggerang.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian mengatakan, setelah melakukan penyelidikan anggota Resmob melakukan pengejaran. Dalam penyelidikan, pelaku kerap berpindah-pindah dari Surabaya menuju Tanggerang.

Dia melakukan itu semua dengan berjalan kaki, menumpang kendaraan orang lain hingga menggunakan kendaraan umum dengan meminta-minta bantuan kepada orang lain.

"Setelah kami mengikuti jejak pelaku dari informasi warga, kami mengetahui jika pelaku menuju Tanggerang. Disana dia punya keluarga," Kata Oki Ahadian, Jumat (11/6/2021).

Dari beberapa informasi, lanjut Oki, pelaku diamankan polisi di sekitar halaman Masjid Al Araaf, Perumahan Bukit Cirende, Tanggerang Selatan. Pelaku sendiri tidak memiliki tempat tinggal tetap atau sering berpindah-pindah dan sering beristirahat di tempat umum.

"Pelaku ini memang tidak memiliki tempat tinggal. Biasanya beristirahat di warung, masjid, mushola, toko dan halte," tambah Oki.

Oki menambahkan, pada saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat melarikan diri saat melihat anggota hendak menyergapnya. Bahkan, pelaku tak menggubris tembakan peringatan yang diberikan polisi.

"Karena mengabaikan tembakan peringatan anggota, pelaku juga hendak melawan dan melarikan diri, kami melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kakinya," tambah Oki.

Diberitakan sebelumnya, seorang pelajar kelas 6 SD berinisial JM (12) tewas akibat dianiaya seorang pria. Sebelum tewas, korban ditemukan dalam keadaan bersimpah darah di sebuah kamar kos Jalan Kupang Krajan Surabaya.

Korban dirawat intensif karena mengalami luka retak pada tengkorak kepala, mata kiri berdarah dan wajah bagian kiri juga bengkak diduga akibat dipukul paving oleh pelaku, yang berasal dari Garut, Jawa Barat tersebut. Namun, korban dinyatakan meninggal setelah 4 hari koma di rumah sakit Dr Soetomo. (Jem)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …