Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Tulungagung Perketat Izin Hajatan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga saat mengurus ijin hajatan di Posko Covid-19 Kabupaten Tulungagung.
Warga saat mengurus ijin hajatan di Posko Covid-19 Kabupaten Tulungagung.

i

BACASAJA.ID- Pemkab Tulungagung bakal memperketat ijin hajatan dan operasional tempat wisata. Pasalnya dalam kurun seminggu terakhir, angka konfirmasi positif covid-19 di Tulungagung cukup tinggi.

Dalam sehari ada belasan kasus baru yang terdata. Pengetatan ini bersifat khusus dan hajatan yang sifatnya tidak mendesak.

“Jadi tidak bisa, ijin keramaian sekarang sudah enggak bisa,” kata Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Selasa (29/6/21) siang.

Ijin hajatan diperbolehkan dengan protokol kesehatan ketat, dan jumlah tamu tak kurang dari 50 orang, itupun hanya sebatas keluarga inti.

Ijin pentas seni yang sebelumnya diperbolehkan, kini sudah dilarang. Maryoto berdalih acara ini berpotensi mengundang masa dan timbulkan kerumunan.

“Jangan dululah mengundang masa,” tegas Bupati.

Sedang untuk pariwisata pihaknya memperbolehkan asalkan dengan pembatasan jumlah pengunjung dan penerapan protokol kesehatan.

Pihaknya tak mau latah dengan daerah lain yang menutup tempat wisata dengan alasan tingginya angka penularan Covid-19. Alasan yang diungkapkan klasik, berkaitan dengan masalah perut.

Dirinya menginginkan aktivitas perekonomian warga di sekitar objek wisata tetap berjalan setelah terdampak Covid-19.

“Ekonomi agar tidak mati ya (pembatasan pengunjung) 25 persen,” kata Maryoto.

Namun pihaknya bakal mengambil langkah tegas berupa penutupan, jika lonjakan penularan kasus Covid-19 terjadi.

Sementara itu salah satu warga yang mengurus ijin hajatan, Krisna mengaku was-was dengan kondisi saat ini.

Meski demikian, gadis Asal Pulosari Kecamatan Ngunut yang akan menikah pada 30 Juli mendatang itu tetap akan melangsungkan pernikahannya.

“Kita sediakan tempat cuci tangan, pengukur suhu dan membatasi undangan Cuma 50 orang,” ujar gadis berjilbab tersebut.

Dari data di Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, hingga akhir Juni ada sekitar 900 ijin hajatan yang masuk. Lalu ada 21 tempat wisata yang mendapat ijin beroperasi.

Jumlah penularan Covid-19 selama seminggu mendekati 100 orang. Dengan jumlah tertinggi pada 25 Juni, dengan kasus positif sebanyak 19 orang.

Hingga hari ini jumlah akumulasi kasus positif mencapai 3.474 orang, dengan 3.262 di antaranya sudah sembuh, 70 di antaranya meninggal dunia (Noyo/JP).

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…