Dukung Tunda PTM, PSI Rekomendasikan Metode Online Class yang Lebih Efektif

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tjutjuk Supariono, Anggota DPRD Komisi D, Fraksi PSI Surabaya
Tjutjuk Supariono, Anggota DPRD Komisi D, Fraksi PSI Surabaya

i

BACASAJA.ID - Memasuki tahun ajaran baru pada Bulan Juli 2021 mendatang, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) memutuskan untuk kembali menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di seluruh sekolah secara nasional.

Setelah lebih dari setahun pembelajaran dilakukan dengan sistem online class, sayangnya tak berdampingan baik dengan lonjakan kasus Covid - 19, yang muncul di Kota Pahlawan. Pemerintah Kota Surabaya, tampaknya tidak ingin mengambil resiko dan memilih untuk menunda penyelenggaraan PTM.

Tjutjuk Supariono, Anggota DPRD Komisi D Fraksi PSI Surabaya, turut mendukung keputusan Pemkot untuk menunda berlangsungnya PTM pada bulan Juli mendatang.

“Pada bulan Juni 2021 ini, sudah terdapat 36 anak yang terpapar Covid-19. Mayoritas berasal dari anak 16-18 tahun sebanyak 13 kasus, dan dilanjutkan dengan 12 kasus dari anak usia 3-6 tahun. Jika melihat data nasional, sebanyak 12,6% kasus Covid-19 berasal dari kelompok usia anak, dengan persentase kematian anak karena Covid-19 tertinggi di dunia. Dengan lonjakan kasus Covid-19 di Surabaya, saya rasa perlu untuk dilakukan penundaan PTM. Keselamatan anak nomor satu," ujar Tjutjuk, Rabu (30/6/2021).

Terkait penundaan PTM, kata Tjutjuk, Pemkot juga perlu berfokus untuk mempersiapkan metode online class yang lebih efektif. Kualitas dari online class harus terus dipantau, tidak hanya memberikan tugas secara daring, namun setiap guru juga wajib terus memberikan materi belajar bagi siswa.

Setiap sekolah juga wajib untuk memberikan salinan materi secara hard copy, agar memudahkan siswa dalam belajar. Selain itu, bagi orang tua yang bekerja dan tidak bisa mendampingi anaknya, setiap sekolah juga wajib untuk memberikan asistensi kepada siswa, sehingga masih ada guru yang tetap standby untuk siswa yang membutuhkan pendampingan.

Asistensi ini juga dapat berlaku bagi para siswa yang tidak memiliki gadget, sehingga mereka masih mendapat materi pembelajaran.

“Mayoritas tugas yang diberikan oleh guru harus project based learning (PjBL). Metode ini sangat cocok karena siswa banyak menghabiskan waktu di rumah. Sehingga mereka dapat belajar dari masalah sekitar, mengeksplorasi, berpikir kritis, dan dapat menghasilkan inovasi. Penilaiannya tentu menitikberatkan pada proses siswa, tidak seperti kelas konvensional yang penilaiannya lebih dominan pada hasil," jelasnya.

Sampai dengan Senin (28/6/2021), kasus Covid-19 di Surabaya sudah menembus angka 25.179, dengan angka kematian sebanyak 1.393 jiwa. Angka BOR (Bed Occupancy Rate) di Surabaya untuk tempat tidur Covid sudah mencapai 93%, dan untuk tempat tidur isolasi sudah menembus 94%.

“Hampir seluruh rumah sakit di Surabaya sudah terisi penuh, bahkan banyak yang tidak kebagian tempat. Data menunjukkan bahwa kasus penularan anak banyak berasal dari keluarga dan orang tua yang bepergian. Untuk itu, saya mengimbau masyarakat untuk terus menaati protokol kesehatan, dan jangan keluar rumah bila tidak ada urusan penting," pungkas Tjutjuk.(byta)

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …