Selama PPKM Darurat, Menggelar Hajatan di Tulungagung Diizinkan asal Memenuhi Syarat Ini

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat menjelaskan pada pemohon ijin hajatan di Posko Covid-19 Kabupaten Tulungagung.
Petugas saat menjelaskan pada pemohon ijin hajatan di Posko Covid-19 Kabupaten Tulungagung.

i

BACASAJA.ID - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung mulai melakukan pengetatan terhadap ijin hajatan. Ijin tetap diperbolehkan meski dalam kondisi PPKM Darurat.

Ijin hajatan yang sebelumnya maksimal boleh mengundang tamu hingga 50 orang, kini dibatasi hanya 30 orang saja.

Anggota Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Dedi Eka Purnama mengatakan keputusan ini diambil setelah keluarnya instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 15 tahun 2021.

“Untuk sementara perijinan khusunya hajatan masih diijinkan dengan 30 orang undangan,” jelas Dedi, Jum’at (2/7/21) sore.

Keputusan ini diambil sembari menunggu peraturan dari Gubernur Jawa Timur. Sebelumnya ijin hajatan di Tulungagung diijinkan dengan tamu satu sesi maksimal 50 orang. Jika ada 200 tamu undangan maka bisa dibagi 4 sesi acara.

Dengan aturan baru PPKM darurat, maka tamu hanya boleh 30 orang, tidak lebih. Tak ada lagi pembagian sesi seperti aturan sebelumnya. Hajatan dilakukan dengan 1 sesi saja.

“Untuk PPKM darurat sambil menunggu dari provinsi dibatasi 30 orang saja,” paparnya.

Dari data Posko Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, rata-rata warga yang mengajukan 50 ijin hajatan per harinya.

Jumlah ini diprediksi meningkat, mengingat dalam kepercayaan masalah Jawa, bulan Dzulhijah atau Besar dalam penanggalan Jawa dianggap sebagai bulan baik untuk melaksanakan hajatan.

“Diperkirakan saat Besar akan banyak lagi,” pungkasnya.

Untuk hidangan tidak diperkenankan prasmanan. Hidangan hanya boleh dilakukan dengan take away (dibungkus) dan dibawa pulang. (Noyo/JP).

Berita Terbaru

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan Bus Bintang Fadiya nomor polisi DN 7901 AU terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan K…

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Probolinggo menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur …

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

POLDA SULBAR - Sorotan lampu biru kendaraan patroli Polantas Polda Sulbar kembali menyisir ruas jalan Kota Mamuju, Sabtu (5/9/26) malam. Dalam program rutin…

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…