PPKM Darurat, Pengelola Wisata di Tulungagung Dukung Penutupan Tempat Rekreasi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu tempat wisata buatan di Tulungagung.
Salah satu tempat wisata buatan di Tulungagung.

i

BACASAJA.ID- Pelaku usaha pariwisata di Tulungagung mendukung pelaksanaan PPKM darurat.

Meskipun usaha pariwisata merupakan salah satu sektor yang terdampak dengan pemberlakuan PPKM darurat ini.

Ketua Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Tulungagung, Karsi Nero Soetamrin mengatakan pengelola wisata harus mematuhi instruksi Menteri Dalam Negeri tentang PPKM darurat, termasuk menutup sementara.

“Kita mematuhi instruksi pemerintah, menahan dulu jangan kumpul (buka) dulu,” ujar Karsi.

PPKM darurat diberlakukan mulai tanggal 3-20 Juli. Karsi menganggap perlu ada ketegasan dari pemerintah untuk memutus penularan covid-19.

“Saya sangat mendukung keputusan pemerintah,” katanya.

Karsi tak menampik langkah PPKM yang diambil pemerintah sudah tepat. Namun ditengah aturan itu, dirinya mengakui banyak warga atau anggotanya yang “dlewer” melanggar aturan.

“Kalau hari ini masih (ada yang buka) tetapi dibatasi waktu,” katanya.

Karsi bakal mensosialisasikan hasil rapat koordinasi pada kelompok Pokdarwis. Dirinya memastikan mulai besok seluruh tempat wisata sudah tutup.

Apalagi dalam PPKM darurat ini, setiap pelanggaran bakal ditindak pidana dengan UU Kekarantinaan.

“Kalau salah harus ditindak,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Bambang Ermawan mengklaim sudah berkoordinasi dengan pengelola wisata setelah terbitnya Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 15 tahun 2021.

“Sehingga saat SE Bupati terbit sudah kita berlakukan (penutupan),” kata Bambang.

Kata Bambang, rata-rata seluruh pengelola wisata menerima ketentuan penutupan ini. Jika ada tempat wisata yang nekat buka, maka sanksi penutupan dan hukuman pidana menanti pengelola wisata.

“Prokes ketat itu salah satunya menghindari kerumunan, kalau ada kerumunan akan dibubarkan,” katanya.

Disinggung bantuan pada pengelola wisata yang menutup usahanya selama PPKM darurat, Bambang katakan tidak ada.

Dari data yang dimilikinya, ada 21 tempat wisata yang sudah mengantongi ijin beroperasi. Namun dengan PPKM darurat ini seluruhnya harus tutup untuk sementara.

“Semoga dunia bisa bergeliat kembali,” pungkasnya. (Noyo/JP).

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…