Idul Adha di Tengah PPKM Darurat, Omset Pedagang Hewan Kurban di Surabaya Anjlok Signifikan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Situasi pasar hewan kurban di Kota Surabaya, Senin (19/7/2021).
Situasi pasar hewan kurban di Kota Surabaya, Senin (19/7/2021).

i

BACASAJA.ID - Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijiriah, pedagang hewan kurban di Kota Surabaya, mengalami penurunan omset.

Salah satu faktornya adalah akibat kondisi Covid-19, yang berujung pada pemberlakukan PPKM Darurat.

Seperti yang dialami pedagang hewan kurban di kawasan Jalan Nginden Intan-Sby, Tino (35). Tino mengaku, bahwa omset penjualan hewan kurban miliknya menurun hingga 50 persen, jika dibandingkan tahun lalu yang juga sama-sama terdampak pandemi Covid-19.

“Omset pasti menurun, dari tahun kemarin bisa 100-an terjual, tapi sekarang cuma 50-an. Ya, penurunan itu hampir setengah 50 persen,’’ ujar Tino, Senin (19/7/2021).

Menurutnya, penjualan hewan kurban selama pandemi Covid-19, khususnya saat PPKM Darurat ini, sangat berdampak sekali.

“Untuk usaha ini, sangat merugikan. Apalagi pembatasan waktu, sampai jam 20.00. Lalu, ada mati lampu atau listrik dimatikan. Biasanya, pembeli bisa sampai jam 21.00. Karena usai Isya, setelah urusan semua selesai, pembeli akan datang. Tapi karena PPKM Darurat, ya seperti ini,” ungkapnya.

Selain itu, Tino juga mengatakan, bahwa adanya pembatasan jam, juga menyulitkan pelangganya yang kebanyakan dari luar kota. Seperti Sidoarjo dan Gresik, karena sekarang banyak penyekatan, jadinya tidak bisa ke sini.

“Biasanya puncak ramainya, itu seperti kambing H-1 Idul Adha. Tetapi kalau sapi, inikan sistemnya urunan kurban satu untuk tujuh orang, makanya udah jauh-jauh hari pesannya,” ucapnya.

Harga hewan kurban milik Tino, dijual dengan angka bervariasi. Untuk kambing mulai Rp 2,8 juta hingga Rp 4,2 juta. Sedangkan untuk sapi mulai Rp 15 juta sampai Rp 30 juta paling mahal.

Terpisah, pedagang hewan sapi kurban lainnya, Abah Sokip asal kediri di kawasan Semolowaru, mengatakan mengalami standar penurunan tahun ini.

“Masih standar aja, kalau belum bisa, ya kan masih ada waktu sampai akhir Idul Adha sampai akhir, yang terjual sekrang sudah 80an,” kata Abah Sokip.

Selain itu, dirinya mengaku bahwa Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, merupakan pelanggan tetap hewan kurbannya.

“Wali Kota Pak Eri bertahun-tahun sudah langganan banget. Bahkan, saat sebelum menjadi Wali Kota,” ungkapnya.

Harga hewan sapi kurban milik Abah Sokip, pun juga bervariasi dari ukuran yang kecil mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 35 juta.

Sementara yang paling mahal, sapinya sudah dipesan oleh Wali Kota Surabaya yakni Sapi berjenis Limosin dengan bobot 1 ton seharga Rp 80 juta. (byta/rg4)

Berita Terbaru

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

  Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, memberi keterangan usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu. (Foto: RRI/Chairul Umam) JAKARTA- Komisi …