KUA-PPAS 2022, Komisi III DPRD Trenggalek Kritisi Minimnya Anggaran di Sebagian OPD

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana rapat Komisi III DPRD Trenggalek membahas KUA-PPAS.
Suasana rapat Komisi III DPRD Trenggalek membahas KUA-PPAS.

i

BACASAJA.ID - Komisi III DPRD Trenggalek melaksanakan rapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) mitra membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2022.

Dalam agenda rapat yang digelar di gedung DPRD lantai I Kamis (22/7/2021), Komisi III melakukan pembahasan serta evaluasi tentang kegiatan yang masuk skala prioritas dan program yang masih bisa ditunda.

"Dalam rapat kali ini kami masih melihat beberapa pelaksanaan kegiatan di OPD masih belum mendapatkan porsi anggaran yang memadai, padahal kegiatan tersebut masuk kategori urgen," kata Ketua Komisi III Sukarodin usai pelaksanaan rapat.

Menurut Sukarodin, kondisi tersebut seperti pada pelaksanaan kegiatan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Program itu harusnya dimaksimalkan karena ini merupakan program dana talangan dari pemerintah pusat.

Jadi, Pamsimas ini prosesnya Pemkab harus menganggarkan dahulu program tersebut, nanti ketika sudah selesai akan diganti oleh pemerintah pusat di akhir tahun.

"Pada tahun 2021, Pamsimas dianggarkan Rp 2,4 milliar. Namun pada plafon anggaran 2022 hanya dianggarkan Rp 400 juta saja," jelasnya.

Atas kejadian itu Sukarodin meminta bahwa program ini perlu perhatian serius. Sehingga dalam penganggarannya di minta minimal dianggarkan sama seperti pada tahun anggaran 2021.

Disaat menganggarkan itu diawal tahun, sebenarnya di bulan November akan mendapatkan ganti dari pemerintah pusat. Jadi anggaran itu bisa di putar dan diganti, misal dianggarkan di awal tahun 2022, di akhir tahun 2022 akan mendapatkan kembalian anggaran lagi.

"Jika ini tidak dikejar sangat sayang sekali, mengingat daerah lain untuk mendapatkan program Pamsimas ini sangat sulit. Kenapa kita yang mendapat program malah menyia-nyiakan," tutur Kader Partai Kebangkitan Bangsa Trenggalek ini.

Sukarodin menambahkan, mengingat terkait program Pamsimas ini, banyak kabupaten yang sulit untuk mendapatkan program ini. Bahkan ada daerah yang tidak dapat.

"Kenapa Trengggalek yang mendapat peluang tidak diambil dan dimaksimalkan. Itu masalah pertama," kata Sukarodin.

Masalah yng kedua, menurutnya, ada pada sistem SIPD. Ternyata masih ada OPD yang belum memasukkan program kegiatan prioritas ke dalam menu sistem tersebut.

"Janganlah OPD menjadi ego sektoral, jika tugas dan fungsi di OPD induk tidak ada maka masukkan saja pada OPD yang memiliki tusi yang sama," ungkapnya.

Diterangkan Sukarodin, jika OPD bersangkutan tidak bisa dikarenakan halangan tugas dan fungsi tidak ada, masih ada OPD lain yang tugas dan fungsinya sama, kenapa tidak diambil dan perencanaan dialihkan saja.

Namun dari hasil evaluasi, nampaknya belum ada komunikasi sesama OPD. Misal pada DISPERINAKER, ternyata untuk rumah susu yang bertempat di dekat di Dispendukcapil masih kekurangan anggaran sebesar Rp 600 juta, namun tidak di anggarkan DISPERINAKER sehingga terbengkalai.

Seharusnya sejalan dengan musim Covid-19 ini, misal pemerintah menggembor-gemborkan perlu vitamin dan gizi yaitu susu serta perlu berjemur. Namun jika hanya berjemur dan gizinya tidak ada, malah tidak masuk akal.

"Maka rumah susu ini harusnya dipacu, sehingga menghasilkan susu yang memiliki harga murah dan terjangkau agar rakyat bisa membeli," pintanya.

Seperti yang sudah disampaikan, Sukarodin menambahkan, jika OPD tidak bisa menganggarkan karena tusinya tidak ada, maka perlu komunikasi dengan OPD lain. Misal di PUPR bisa dilakukan pembangunan fisik untuk memaksimalkan rumah susu.

Selain itu, juga menjadi catatan pada RSUD dr Soedomo, komisi III meminta untuk persentasi masalah master plan. Karena master plan yang ada masih ngawur.

Seperti pembangunan tempat parkir sepeda motor yang baru saja dipindah. Pihaknya khawatir jika master plan belum jelas dan akan melakukan pembangunan lagi maka akan mengulangi bongkar pasang bangunan.

"Jadi jangan setengah-setengah, kami juga minta agar di pertengahan Agustus RSUD bisa persentasi master plan dimaksud," pungkasnya. (j/g/rg4)

Berita Terbaru

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

POLDA SULBAR - Upacara serah terima jabatan Ka Yanma Polda Sulbar berlangsung khidmat di Lobi Utama Mapolda Sulbar, Senin (20/7/26). Kegiatan ini dipimpin…

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

POLDA SULBAR– Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, memimpin upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Berkemampuan …

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, Jalan Raya Darmo, …

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

POLDA SULBAR- Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Barat, Senin (20/7/26). Usai upacara pembukaan…

VIRAL BOCOR ALUS: Febrie Diduga Hubungi Pak Haji 'Kalimantan' dan E 'Pengusaha Sepakbola' untuk Ngakui Emas Miliknya

VIRAL BOCOR ALUS: Febrie Diduga Hubungi Pak Haji 'Kalimantan' dan E 'Pengusaha Sepakbola' untuk Ngakui Emas Miliknya

Senin, 20 Jul 2026 10:24 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:24 WIB

JAKARTA- Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, memasuki babak baru yang penuh spekulasi. Kabar…

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan: Kalian Adalah Masa Depan Polri, Jadilah Pelindung Rakyat yang Sesungguhnya

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan: Kalian Adalah Masa Depan Polri, Jadilah Pelindung Rakyat yang Sesungguhnya

Senin, 20 Jul 2026 10:18 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:18 WIB

POLDA SULBAR- Usai puncak upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA. 2026 di SPN Polda Sulbar, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan…