Dinkes Tulungagung Persiapkan Vaksinasi 1000 ODGJ tanpa NIK

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vaksinasi ODGJ oleh Dinkes Tulungagung.
Vaksinasi ODGJ oleh Dinkes Tulungagung.

i

BACASAJA.ID- 1500 an ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) telah menerima vaksinasi covid-19. Mereka ODGJ yang mempunyai NIK (nomor induk kependudukan). Padahal total ODGJ yang terdata sejumlah 2500 an.

Lalu bagaimana dengan 1000 an ODGJ yang belum tervaksin? 1000 an ODGJ ini yang tidak mempunyai NIK. Padahal syarat untuk mendapat vaksin harus mempunyai NIK. Dinas Kesehatan (Dinkes) tengah menyiapkan vaksin bagi 1000 ODGJ ini.

Menurut Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Tulungagung, Didik Eka, ODGJ yang belum punya NIK akan mendapat rekomendasi untuk bisa mendapatkan vaksinasi.

“NIK itu diperlukan untuk sistem pelaporannya. Karena mereka belum punya NIK, maka sistem pelaporannya yang dibedakan,” terang Didik.

Vaksin yang bakal digunakan adalah Sinopahrm, dengan jeda waktu vaksinasi dosis 2 sekitar 21 hari. Lebih pendek dari Sinovac.
Rencananya, pelaksanaan vaksinasi dilakukan sebelum 3 September 2021.

“Maksimal tidak boleh lewat 3 September untuk dosis pertama. Kami akan melaksanakannya,” sambung Didik.

Bersamaan vaksinasi terhadap ODGJ, sebanyak 76 penyandang disabilitas juga bakal divaksin.
Vaksin yang digunakan sama, yaitu Sinopharm. Dinkes tinggal menunggu kiriman vaksin dari pemerintah pusat.

“Sekarang tinggal pelaksanaannya saja. Begitu vaksin tiba sudah langsung dikerjakan,” ujarnya.

Metode untuk vaksinasi ODGJ berbeda, vaksinasi akan dilakukan door to door.

Vaksinator akan mendatangi satu persatu ODGJ. Penyuntikan akan dikawal oleh TNI dan Polri. Namun bagi wilayah yang punya Posyandu Jiwa, para ODGJ dikumpulkan seperti saat kegiatan rutin.

“ODGJ ini masuk kelompok rentan, karena mereka tidak bisa mengenali kondisinya sendiri. Beberapa di antara mereka juga pernah terpapar,”pungkas Didik. (t.ag/JP).

Berita Terbaru

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas), Silmy Karim, menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tujuh orang lainnya. Mereka…

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…