Wali Kota Eri Cahyadi Dukung Kolaborasi Akselerasi Vaksinasi Covid-19 di Surabaya

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur.

i

BACASAJA.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendukung serbuan vaksinasi massal untuk warga Kota Pahlawan. Bahkan, untuk memenuhi akselerasi target sasaran, seluruh instansi di Kota Surabaya berkolaborasi dalam pelaksanaan serbuan vaksinasi ini.

Seperti yang berlangsung hari ini, Senin (9/8/2021). Serbuan vaksinasi dosis kedua digelar di Makodam V/Brawijaya. Vaksinasi massal kali ini menyasar 20 ribu jiwa dan terbagi di beberapa titik lokasi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur berkeliling meninjau langsung proses pelaksanaan vaksinasi. Bahkan, orang nomor satu di lingkup Pemkot Surabaya ini beberapa kali terlihat bercengkrama dengan para peserta vaksinasi yang hendak disuntik dosis kedua.

"Vaksin ini adalah salah satu cara memutus mata rantai Covid-19. Jadi, jangan takut, ayo vaksin. Insya Allah Surabaya sehat, warganya jadi nyaman, ekonominya jalan,” kata Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri juga menegaskan, bahwa di Kota Surabaya semua stakeholder menjadi satu kesatuan untuk bersama-sama mensukseskan vaksinasi. Salah satunya seperti yang berlangsung hari ini di Makodam V/Brawijaya.

"Sehingga di Kota Surabaya itu bisa menunjukkan bahwa tidak hanya pemerintahannya saja yang bergerak. Tapi semua stakeholder juga bersama-sama mensukseskan vaksin ini,” katanya.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menyampaikan, bahwa pelaksanaan vaksinasi di Kodam V/Brawijaya menyasar 20 ribu jiwa. Untuk mencegah terjadinya kerumunan, maka pelaksanaannya dibagi menjadi tiga titik lokasi. Yakni, di Stadion Brawijaya, Gedung Balai Prajurit, serta Lapangan Brawijaya.

"Hari ini dilaksanakan kegiatan vaksinasi dengan sasaran cukup banyak. Sekitar 20 ribu orang dibagi (tiga) titik di Makodam V/Brawijaya. Karena tempat di sini cukup luas, sehingga dilaksanakan secara serentak," kata Pangdam V/Brawijaya saat menggelar konferensi pers di sela kegiatan vaksinasi, Senin (9/8/2021).

Pangdam mengungkapkan, di Makodam V/Brawijaya, kegiatan vaksinasi massal masih memungkinkan untuk dilaksanakan dengan menargetkan puluhan ribu sasaran. Tentunya pelaksanaannya digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Yang dilaksanakan pagi ini adalah vaksinasi dosis kedua. Ini salah satu jawaban kekhawatiran beberapa masyarakat Jawa Timur yang beberapa waktu lalu menanyakan kapan diberikan vaksinasi dosis kedua. Nah, hari ini kita laksanakan secara masif. Namun beberapa hari yang lalu juga sudah dilaksanakan," terangnya.

Pangdam juga menuturkan, vaksinasi hari ini bukan hanya dilaksanakan oleh jajaran Kodam V/Brawijaya. Tetapi, dilaksanakan secara terpadu oleh TNI AL, TNI AD, dan TNI AU. Bahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dan Pemkot Surabaya juga melibatkan vaksinator beserta personel pendukungnya.

"Termasuk juga dari Polda Jawa Timur, Kajati (Kepala Kejaksaan Tinggi) juga mengerahkan personel untuk membantu kegiatan ini. Intinya kegiatan ini dilaksanakan secara bersama-sama untuk mendukung suksesnya vaksinasi," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Pangdam V/Brawijaya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Jatim, khususnya Kota Surabaya yang belum menerima vaksin dosis kedua maupun pertama, agar tidak panik dan khawatir. Sebab, pihaknya bersama Forkopimda Jatim dan Pemkot Surabaya bakal terus melaksanakan kegiatan vaksinasi.

"Bahwa vaksinasi dosis kedua pun akan (terus) dilaksanakan dan yang pertama belum pun juga kita laksanakan. Kita bagi tugas, tentunya dibawa arahan Ibu Gubernur Jawa Timur," tuturnya.

Di waktu yang sama, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi. Misalnya, di Kota Surabaya yang menargetkan 2,9 juta jiwa untuk target sasaran vaksinasi.

"Jadi kalau per hari ini sudah 71,58 persen, itu adalah sebuah prestasi yang luar biasa dari kerja sama seluruh elemen strategis. Termasuk, hari ini adalah jawaban dari beberapa hari kemarin warga Surabaya yang sudah divaksin dosis pertama menunggu dosis kedua. Tentu kita ingin menyampaikan terima kasih," kata Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah menilai, bahwa Makodam V/Brawijaya memiliki lokasi yang cukup luas dan strategis. Sehingga pelaksanaan vaksinasi massal ini dapat dimaksimalkan dengan membagi di tiga titik lokasi.

"Tentu, kita akan memaksimalkan seluruh ikhtiar untuk bisa memastikan bahwa target sasaran itu bisa mendapatkan vaksinasi sesegera mungkin," jelasnya.

Pihaknya juga mengaku, saat ini masih menunggu tambahan pasokan vaksin dari pemerintah pusat. Menurutnya, ketika jumlah vaksin yang diterima nanti dosisnya semakin besar, tentu saja percepatan pemenuhan target sasaran bisa segera dilakukan.

"Kami menunggu droping dari pusat. Semakin cepat dan semakin besar dosis yang di-drop ke kabupaten/kota, maka percepatan pemenuhan target sasaran, baik untuk dosis satu maupun kedua bisa kita laksanakan percepatannya," pungkasnya. (byta/rg4)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…