Sempat sepi Pendukung, Kini Petisi Boikot Ayu Ting Ting hampir Tembus 100 Ribu, Ada Apa?

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ayu Ting Ting. (Instagram)
Ayu Ting Ting. (Instagram)

i

BACASAJA.ID - Ayu Ting Ting rupanya tak bisa lepas dari kontroversi. Kali ini, beredar link viral sebuah petisi di Change.or yang menuntut pedangdut cantik itu di-blacklist dari dunia pertelevisian Indonesia.

Bahkan, petisi yang bertajuk BLACKLIST AYU TING TING DARI DUNIA PERTELEVISIAN di laman Change.org ini hampir mencapai 100 ribu pendukung! Terlebih, target petisi sempat berubah, dari 100 ribu menjadi 150 ribu tanda tangan. 

Padahal, sejak petisi ini dibuat pada bulan Juni 2021 lalu, petisi ini kurang dukungan. Lalu, apa yang membuat petisi boikot Ayu Ting Ting ini mendadak viral dan langsung mampu menuai dukungan hampir ratusan ribu suporter hanya dalam waktu satu bulan?

Dalam keterangan petisinya, sang pembuat petisi beridentitas Putri Maharani mengungkapkan kelakuan Ayu Ting Ting sebagai publik figur atau senior tidak pantas untuk ditampilkan di depan pemirsa.

Pada suatu kesempatan, pelantun tembang Sambalado itu diduga menendang salah satu talent saat syuting.

"Pada acara 'Pas Sore', terlihat waktu acara tersebut live di Trans7, terlihat Ayu Ting Ting menendang salah satu talent 'Pas Sore'," tulis Putri Maharani, dikutip dari Change.org, Senin (11/8/2021).

Netizen pun mengungkapkan alasannya kenapa ikut menandantangani petisi.

"Bad attitude tidak menghargai orang lain, pada saat live sering memukul, menoyor kepala orang.. Menendang dg kaki, bicara dan tertawa dg suara keras dan nyablak.. Cara duduk yg tidak sopan..," tulis Fir****fira

"Tidak punya etika, bercanda kasar, suka mukul dan noyor kepala, omongan sama kenyataan suka kontra ya, pantes banyak hatters. Ditambah keluarganya tidak elegan, kalo ada permasalahan hukum, selesaikan dengab elegan, jangan main persekusi dong. Bayar pengacara dan buat laporan ke kantor polisi, hubungi KBRI di SG supaya yg bersangkutan dipulangkan, bukan nyerang orang tuanya yg g tau apa".. Norak kampungan kesannya. Lagi PSBB kok wara wiri," @Ra*******tiwi

"Karena artis ini kalu saya liat terlalu sombong dan tentang diacara brownies artis ini seakan akan pemilikya dan Tdk profesional dan menyebutkan KD padahal acara tersebut tdk membahas sihaters KD," @No*****ngsih.

Memang, sebagian besar netizen menyebut alasannya adalah kurang etika dan menyinggung kasus perundungan Bilqis Khumairah Razak oleh Kartika Damayanti atau KD.

Karena sejak orang tua Ayu Ting Ting, Abdul Rozak dan Umi Kulsum mendatangi rumah orang tua KD di Bojonegoro, petisi ini langsung panen pendukung. Terlebih ketika orang tua Ayu bersikukuh memenjarakan KD. Sejak itu pula petisi ini meroket.

Hingga Rabu (11/8/2021) siang, petisi BLACKLIST AYU TING TING DARI DUNIA PERTELEVISIAN di laman Change.org sudah mencapai 95.162. (rg4)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…