Ciptakan Filter Kurangi Dampak Buruk Rokok, Mahasiswa Unair: Agar Bermanfaat bagi Jutaan Perokok di Indonesia

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses modifikasi pada filter rokok.
Proses modifikasi pada filter rokok.

i

BACASAJA.ID - Banyaknya kasus kematian yang diakibatkan asap rokok menginisiasi lima mahasiswa UNAIR dalam memodifikasi filter rokok. Mereka adalah Muhammad Fahroji, Muhamad Faqih, Widyah Puspitasari, Izza Nur Ilmiyah dari Fakultas Sains dan Teknologi 2018 dan Kamailiyah Ulfah dari Fakultas Kedokteran Hewan 2017. Inovasi filter rokok ini diberi nama Nano Enzyme-Carbon Filter untuk mengurangi dampak buruk dari asap rokok.

Pada dasarnya, tim PKM yang lolos dalam tahap pendanaan dari Kemdikbud Ristek-dikti RI menyadari bahwa banyak masyarakat yang tidak terpengaruh oleh kampanye dan dampak nyata mengenai bahaya rokok yang juga menjadi penyebab kematian di Indonesia.

"Jadi ini merupakan salah satu bentuk usaha kami sebagai peneliti muda, untuk mengurangi risiko penyakit yang ditimbulkan akibat rokok," sebut Muhammad Fahroji selaku ketua tim, Senin, 16 Agustus 2021.

Umumnya, filter bawaan pada rokok terbuat dari Selulosa Asetat yang dipercaya dapat menyaring zat seperti Tar dan Nikotin. Dengan komposisi berbeda, filter rokok besutan lima mahasiswa yang tergabung dalam Tim PKM RE (Riset Eksakta) Universitas Airlangga itu diharapkan dapat bekerja secara lebih baik.

"Pada dasarnya modifikasi yang kami lakukan bertujuan untuk memaksimalkan fungsi dari filter rokok, sehingga produk yang dihasilkan secara fungsional memiliki efektifitas yang lebih baik khususnya dalam mengurangi efek berbahaya bagi tubuh," jelasnya.

Keistimewaan filter modifikasi ini terdapat pada penambahan beberapa senyawa, yaitu Graphene Oxide (GO), Activated Carbon (AC), dan Cooper Tannic Acid Nanozyme (Cu-Tannic Acid) yang telah diteliti memiliki kemampuan untuk menyerap zat-zat berbahaya dalam asap rokok.

"Ketiga senyawa tersebut kami kombinasikan untuk secara khusus menyaring senyawa berbahaya pada rokok yakni radikal bebas, senyawa karbonil, dan partikel mikro dalam rokok. Hal tersebut merupakan hal baru yang kami tawarkan dibandingkan filter komersial yang beredar di pasaran," paparnya.

Setelah melakukan kajian literatur, uji in silico, uji etik dan pemesanan alat, kini tim sedang fokus dalam pengerjaan artikel dan izin karakterisasi lanjutan untuk senyawa yang diuji. Tim PKM yang dibimbing oleh Mochamad Zakki Fahmi, S.Si., M.Si., Ph.D dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga juga menggagas ide ini dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Peduli Kanker Paru.

Mereka berharap, kedepannya penelitian ini nantinya dapat disebarluaskan agar dampak baiknya bisa dirasakan masyarakat.

"Harapannya agar penelitian ini dapat bermanfaat bagi jutaan perokok di Indonesia, agar berkurangnya risiko terkena penyakit akut akibat rokok," tutupnya. (byta/rg4)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…