Anggaran Belanja Tulungagung Bertambah hampir Rp500 Miliar

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penyerahan rancangan perubahan APBD Tulungagung tahun anggaran 2021
Penyerahan rancangan perubahan APBD Tulungagung tahun anggaran 2021

i

BACASAJA.ID - DPRD Tulungagung, Sabtu (11/9), menyelenggarakan Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyerahan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021 di Ruang Graha Wicaksana lantai II Kantor DPRD Tulungagung.

Dalam rapat paripurna itu dihadiri oleh Pimpinan dan anggota DPRD serta Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo. Sebagian anggota DPRD dan kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mengikuti sidang secara virtual.

Dalam sambutannya, Bupati Maryoto Birowo menyebut Rancangan Perubahan APBD Tahun 2021 yang diserahkannya dalam sisi pendapatan terdapat penambahan sebesar Rp 227.244.930.060, sehingga jumlah pendapatan setelah perubahan mencapai Rp 2.621.504.977.538 dari sebelumnya yang sebesar Rp 2.394.260.047.478.

Namun di sisi belanja ada penambahan sebesar Rp 539.024.710.463 yang menjadikan belanja setelah perubahan sebesar Rp 3.045.284.757.941 dari sebelumnya Rp 2.506.260.047.478.
Akibatnya terdapat defisit sebesar Rp 423.779.780.403.

Sedang di sisi pembiayaan, penerimaan bertambah Rp 326.779.780.403 menjadi Rp 505.786.256.074,85 dan di pengeluaran bertambah Rp 15.000.000.000,00 dari yang semula Rp 8.500.000.000.

Hal ini membuat jumlah pembiayaan netto setelah perubahan menjadi Rp 423.779.780.403 dan SILPA tahun berkenaan Rp 0,00 (nol).

Seusai rapat paripurna, Bupati Maryoto Birowo menyatakan tahun ini belanja Kabupaten Tulungagung mengalami peningkatan sekitar 37 milyar. Tahun 2020 lalu sekitar 3,008 trilyun rupiah, sedang tahun ini mencapai 3,045 trilyun rupiah.

“Ada peningkatan, yang berubah khusunya penerimaan asli daerah,” jelas Maryoto.

Maryoto melanjutkan penerimaan yang meningkat dari sektor pajak yang disebabkan naiknya NJOP (nilai jual objek pajak) tanah, Bantuan bagi hasil pajak cukai, penerimaan pajak dan beberapa sumber lainnya.

Dari NJOP saja ada peningkatan hingga 300 persen. Tahun 2020 sekitar 35 milyar, tahun 2021 menjadi sekitar 100 milyar.

Belanja Tulungagung naik hingga hampir 500 milyar. Kenaikan ini disebabkan adanya refocusing anggaran, sehingga banyak anggaran yang terserap dalam penanganan covid-19.

“Di era pandemi harus untuk kesehatan masyarakat,” jelas Maryoto.

Terpisah Ketua DPRD Tulungagung, Marsono tak membantah adanya kenaikan belanja ini.

Menurutnya kenaikan ini hal yang wajar, mengingat di tengah pandemi membutuhkan biaya besar untuk penanganan kesehatan dan sosial.

“DPRD tegak lurus mendukung pemerintah daerah,” jelas Marsono.

Meski demikian dirinya memberikan warning agar pemanfaatan anggaran penanganan covid-19 harus tepat sasaran dan sesuai dengan penggunaanya.

“Implementasi di lapangan harus dilakukan secara maksimal dan optimal sesuai dengan kebutuhan riil di masyarakat,” tegas Marsono. (JP/t.ag).

Berita Terbaru

Cegah 3C dan Balap Liar, URC Polda Sulbar Patroli Malam di Mamuju

Cegah 3C dan Balap Liar, URC Polda Sulbar Patroli Malam di Mamuju

Kamis, 03 Sep 2026 12:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:32 WIB

MAMUJU – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat. Tim …

Kapolda Sulbar Lepas Kombes Pol Agus Budi Supriyanto: Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Kapolda Sulbar Lepas Kombes Pol Agus Budi Supriyanto: Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Kamis, 03 Sep 2026 08:52 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 08:52 WIB

POLDA SULBAR- Masa pengabdian Kombes Pol Agus Budi Supriyanto, selaku Direktur Pengamanan Obyek Vital (DirPamobvit) Polda Sulawesi Barat resmi berakhir…

PT Java Fortis vs Nany Widjaja: Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian dan Kerugian Rp83 Miliar

PT Java Fortis vs Nany Widjaja: Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian dan Kerugian Rp83 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 07:01 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 07:01 WIB

SURABAYA — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau kelalaian dalam m…

Buka Akses U-Turn Lebih Aman di Wonokromo, Pemkot Surabaya Relokasi 43 Pedagang Pasar Tumpah

Buka Akses U-Turn Lebih Aman di Wonokromo, Pemkot Surabaya Relokasi 43 Pedagang Pasar Tumpah

Rabu, 02 Sep 2026 20:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:52 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Kecamatan Wonokromo merelokasi 43 pedagang pasar tumpah yang selama ini menempati badan jalan dan saluran…

Jaga Keselamatan Berlalu Lintas, Polantas Polda Sulbar Terus Hadir Saat Padatnya Arus Pulang Kerja

Jaga Keselamatan Berlalu Lintas, Polantas Polda Sulbar Terus Hadir Saat Padatnya Arus Pulang Kerja

Rabu, 02 Sep 2026 18:50 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 18:50 WIB

POLDA SULBAR- Keselamatan dan ketertiban di jalan raya terus menjadi prioritas utama Polantas Polda Sulbar, melalui pengaturan lalu lintas pada jam-jam padat…

Peziarah Ampel Resah Diganggu Anjal, Wali Kota Eri Perintahkan Satpol PP Perketat Pengawasan

Peziarah Ampel Resah Diganggu Anjal, Wali Kota Eri Perintahkan Satpol PP Perketat Pengawasan

Rabu, 02 Sep 2026 15:34 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:34 WIB

SURABAYA- Sejumlah peziarah di kawasan wisata religi Makam Sunan Ampel, Kota Surabaya, mengeluhkan gangguan anak jalanan (anjal) dan pengemis yang meminta…