Kisah Kucing-kucingan di Balik Razia Arjuna Club Surabaya, Petugas Linmas Sanggong sampai Pagi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
(Dok Linmas Surabaya)
(Dok Linmas Surabaya)

i

BACASAJA.ID - Linmas Pemkot Surabaya kembali melakukan razia terhadap rumah hiburan umum (RHU) di kota pahlawan. Kali ini sasarannya adalah tempat karaoke Arjuna Club, Minggu (12/9/2021) dini hari. Meski begitu, ada cerita menggelitik di baliknya.

Kepala Linmas Pemkot Surabaya Irvan Widyanto mengungkapkan, proses penggerebekan Arjuna Club sebetulnya tidak berlangsung mulus. Soalnya, para petugas mendapat perlawanan.

Cuma, perlawanan tersebut tidak berbentuk tindakan fisik maupun verbal, tetapi pengelola mengunci dan tidak bersedia membukakan pintu. Petugas, kata Irvan, nyanggong atau menunggu sampai pagi hari tiba.

"Sudah diimbau untuk dibuka, tapi tidak ada tanggapan. Petugas ya tetap standby di lokasi," ungkap Irvan, dikutip pada Senin (13/9/2021).

Kronologisnya, sambung Irvan, petugas Linmas Pemkot Surabaya tiba di Arjuna Club pada Minggu, 12 September 2021 pukul 00.30 WIB. Para petugas lantas mengetuk pintu tempat karaoke itu. Namun, pihak pengelola tidak kunjung membukakan pintu.

Karena mengetuk pintu tak digubris, para petugas pun menggedor pintu lebih keras. Upaya tersebut sia-sia belaka lantaran pengelola bergeming. Bahkan sampai pukul 04.00 WIB, pengelola tak kunjung membukakan pintu untuk petugas.

Karena itu, petugas Linmas lantas memutuskan untuk nyanggong sampai pagi hari tiba.

"Sampai jam empat pagi tidak ada perubahan. Mereka tetap tidak mau membukakan pintu. Bahkan sampai pergantian sif petugas jam enam pagi, kami masih sabar menunggu," tutur Irvan.

Kesabaran para petugas Linmas rupanya lebih unggul daripada kesabaran pengelola dan para pengunjung Arjuna Club. Mereka akhirnya menyerah dan keluar dari tempat karaoke pukul 08.00 WIB.

"Jam setengah sembilan pengunjung dan karyawan Arjuna Club buka pintu sendiri. Mereka keluar, kita sisir per laintai. Semua kita arahkan ke armada untuk dibawa," sebut Irvan.

Pada razia Arjuna Club tersebut, sebanyak 14 orang terjaring, termasuk pengunjung, karyawan, dan pengelola. Selanjutnya, mereka dibina oleh Linmas Surabaya. (KTD/RG4)

Berita Terbaru

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…