Kunspek Komisi VII DPR RI ke Freeport Indonesia: Tambang Grasberg Berpotensi sampai 50 Tahun ke Depan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman saat memimpin Tim Kunspek Komisi VII DPR RI ke PT Freeport Indonesia di Papua. (dpr)
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman saat memimpin Tim Kunspek Komisi VII DPR RI ke PT Freeport Indonesia di Papua. (dpr)

i

BACASAJA.ID - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman mengatakan, Komisi VII telah mendapatkan gambaran yang utuh mengenai aktivitas secara keseluruhan di tambang Grasberg.

Maman menyampaikan, kondisi tambang grasberg saat ini sudah berhenti beroperasi secara penambangan terbuka. Metode pertambangannya berubah menjadi penambangan bawah tanah (underground mining).

"Kita apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Inalum dan PT Freeport Indonesia karena hampir seratus persen karyanya dilakukan oleh anak bangsa," ucap Maman saat memimpin Tim Kunspek Komisi VII DPR RI ke PT Freeport Indonesia di Papua, Sabtu (25/9/2021).

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menegaskan, Komisi VII DPR RI akan terus mendorong PT Freeport Indonesia untuk bersama-sama dengan PT Inalum dapat mengembangkan potensi tambang yang ada di Freeport.

"Kalau melihat dari potensi tambang yang ada, sebetulnya masih panjang aktivitas yang masih bisa dilakukan, yakni lebih dari 50 tahun. Artinya masih punya prospek besar ke depan. Oleh karenanya, Komisi VII akan terus mendorong dan men-support semua hal-hal yang memang kita anggap bisa melancarkan proses pengembangan di lapangan ini," ujarnya.

Dikatakannya, Komisi VII DPR RI berharap, apapun yang dilakukan oleh PT Freeport maka kepentingannya harus mengacu pada kepentingan nasional. Bisa memberikan kemanfaatan yang setinggi-tingginya dan sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara. Baik buat pendapatan negara dari segi royalti, PNBP, dan juga bagi masyarakat setempat.

"Dan Kita juga banyak mendapat laporan bahwa Program CSR (corporate social responsibility) PT Freeport cukup berjalan optimal. Baik di seputar wilayah area penambangan dan juga di seluruh Provinsi Papua," ungkapnya.

Sementara itu Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menyatakan betapa pentingnya keberadaan perusahaan tambang berkelas dunia yang sekarang mayoritas sahamnya telah dimiliki oleh Indonesia.

"51,2 persen, dan kita perlu berbangga bahwa ada tambang kelas dunia yang dimiliki oleh Indonesia. Keberadaan kami di sini juga harus memberikan manfaat, bukan hanya bagi negara tetapi juga bagi masyarakat di sekitar kami," kata Tony

Ia percaya, tidak ada perusahaan yang bisa berhasil di tengah masyarakat yang gagal. Untuk itu Freeport akan terus melakukan program-program kemasyarakatan yang menghabiskan biaya uang cukup tinggi yakni lebih dari satu triliun setiap tahunnya untuk kami kontribusikan untuk program-program kepada masyarakat.

"Tentu saja sesuai dengan amanat konstitusi bahwa bumi, air, dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan bagi sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat," tuturnya. (RPD/RG4)

Berita Terbaru

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…