Ustaz di Tulungagung Ini Cabuli para Santriwatinya saat Ngaji dan Salat

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. (depositphotos)
Ilustrasi. (depositphotos)

i

 

BACASAJA.ID - Mata Melati (13) sembab, tak bisa menahan tangisnya, saat menceritakan perbuatan tak senonoh pada dirinya oleh guru ngajinya, NK (55).

Menurut Melati, perbuatan tak senonoh itu juga menimpa setidaknya 4 temanya yang lain.

Dari penuturan Melati, NK yang tinggal di Kecamatan Boyolangu itu kerap memegang kemaluannya. Aksi bejat itu dilakukan saat aktifitas mengaji di rumah NK.

“Misalnya kalau ngaji dilarang pakai celana, disuruh pakai rok. Dia sering tangannya masuk kolong meja, terus menyentuh itu (alat vital),” cerita Melati.

Selain alat vital, NK juga kerap memegang dadanya dan 4 temanya. Bahkan saat belajar sholat, saat rukuk NK acap menyentuh dan menyodok-nyodokan kemaluannya pada pantat santriwatinya.

“Saya sudah teriak setiap dia memegang saya. Cuma dia mengancam tidak akan menaikkan kalau cerita ke orang lain,” ungkapnya.

Korban lainya sebut saja Mawar menyebut banyak santriwati lain yang diperlakukan tak senonoh oleh NK.

"Ada yang lainya yang diperlakukan seperti itu," ucap Mawar sambil menyebut nama-nama temanya mengaji.

NK adalah guru ngaji kampung yang mempunyai sekitar 25 santri. Aktifitas mengaji dilakukan dirumahnya dengan lesehan.

Saat mengaji menggunakan meja "dampar", tangan NK sering menyentuh kemaluan korban memalui kolong meja.

Perbuatan NK terungkap setelah banyak santriwati yang keluar dari tempat ngaji NK, dan menceritakan perbuatan tak senonohnya.

Kejadian ini orangtua santriwati saling curhat dan ternyata banyak yang diperlakukan tak senonoh.

Beberapa santriwati diam-diam keluar dari tempat ngaji NK, ada pula yang memilih melaporkan kejadian ini ke Polres Tulungagung.

Aktivis LSM GMBI Distrik Tulungagung, Mualimin, mengaku mendampingi keluarga korban melapor ke polisi.

“Sudah dilaporkan Jumat (22/10/2021) sore kemarin oleh salah satu ibu korban,” terang Mualimin.

Laporan itu diterima dengan nomor TBL/118/X/SPKT/Polres Tulungagung. Kejadian ini membuat warga bergejolak dan resah. Warga tak terima perbuatan NK terhadap santriwatinya.

Apalagi ada upaya pihak desa yang berupaya menyelesaikan masalah ini lewat jalan mediasi.

Tokoh desa tempat NK tinggal yang ikut mediasi antara NK dan keluarga korban, Eko, menjelaskan NK mengakui perbuatannya, meski masih samar.

"Pengakuannya masih multi tafsir," jelas Eko.

Eko melanjutkan, pada mediasi yang dilakukan pada Minggu (24/10/21) di balai desa setempat, keluarga korban meminta NK meminta maaf.

NK pun meminta maaf dan berjanji tak mengulangi perbuatannya.

"Terkait kasus yang dilaporkan ke Polres (Polisi), yang berhak menjawab pihak Polres," jelas Eko. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Lutfiyah: Hari Anak Nasional Momentum Perkuat Surabaya Kota Layak Anak

Lutfiyah: Hari Anak Nasional Momentum Perkuat Surabaya Kota Layak Anak

Kamis, 23 Jul 2026 16:24 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 16:24 WIB

SURABAYA – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan Surabaya sebagai Kota Layak Anak. Hal itu disampaikan …

Wakapolda Sulbar Cek Alat Khusus Ditintelkam: Dorong Transformasi Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi

Wakapolda Sulbar Cek Alat Khusus Ditintelkam: Dorong Transformasi Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi

Kamis, 23 Jul 2026 13:38 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:38 WIB

Cek Peralatan Khusus Ditintelkam, Wakapolda Tekankan Pentingnya Transformasi Pelayanan Berbasis IT…

Sinergi Polantas Sulbar dan Babinsa: Bersama Wujudkan Generasi Muda yang Tertib dan Aman di Jalan Raya

Sinergi Polantas Sulbar dan Babinsa: Bersama Wujudkan Generasi Muda yang Tertib dan Aman di Jalan Raya

Kamis, 23 Jul 2026 13:26 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:26 WIB

POLDA SULBAR - Untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban lalu lintas yang berkelanjutan, Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kali ini menjalin sinergi …

Dukung Revitalisasi, Karaton Surakarta dan Damkar Bersihkan Sarang Tawon Vespa

Dukung Revitalisasi, Karaton Surakarta dan Damkar Bersihkan Sarang Tawon Vespa

Kamis, 23 Jul 2026 13:20 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:20 WIB

Karaton Surakarta menggandeng Damkar Solo untuk mengevakuasi sarang tawon vespa demi keselamatan pekerja revitalisasi, abdi dalem, dan wisatawan.…

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat tak hanya bermodal kekuatan fisik maupun keterampilan tugas, melainkan juga…

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…