Muntah-Muntah, Modus Pencopet Spesialis Bemo dan Bis Jurusan Wonokromo Surabaya

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua copet bemo yang diamankan Polsek Wonokromo.
Dua copet bemo yang diamankan Polsek Wonokromo.

i

BACASAJA.ID - Kelompok copet yang biasa bekerja menyatroni penumpang Bemo kuning Surabaya Porong dan Bis Hijau Surabaya Mojokerto dibekuk oleh Reskrim Polsek Wonokromo Surabaya.

Kelompok ini dalam setiap beraksi berjumlah dua hingga empat orang dalam Bemo atau Lyn kuning. Salah satunya sewaktu di depan RSI Wonokromo Surabaya dan juga depan DBL Arena.

Modusnya, mereka naik bemo dari terminal Joyoboyo ataupun Bungurasih. Setelah dalam angkutan, salah satu pelakunya berpura-pura muntah dan sengaja mengenai penumpang lain.

Pelakunya, Mochamad alias Plolong (37) asal DKA Tegal Rt 10 Wonokromo Surabaya dan Dedy Tryana (51) asal Dlopo Rt 13 Desa Karangrejo, Ngasem Kediri. Satu lainnya berinisial R (DPO).

Aksi kelompok ini melakukan pencopetan pada, Rabu, 06 Oktober 2021 sekira pukul 14.30 WIB dalam angkot Lyn kuning depan DBL arena Jalan A. Yani Surabaya.

Lalu, pada Kamis, 13 Juni 2019 sekira pukul 22.30 WIB di dalam Lyn kuning di Gunungsari Surabaya. Pada, Jumat, 02 Juli sekira pukul 22.45 WIB di depan RSI Wonokromo Surabaya.

Kapolsek Wonokromo Kompol Rini Pamungakas mengatakan, dalam mencopet, ketiganya berbagi peran melakukan dengan cara Plolong, Dedy, dan R naik angkutan kota.

Begitu didalam, Dedy bertugas berpura-pura muntah di depan korban yang saat itu bersama-sama naik angkot/ lyn kuning, selanjutnya R sebagai eksekusi mengambil HP atau barang lain milik korban.

“Mereka biasanya naik Lyn kuning dari Terminal Bungurasih Sidoarjo, selanjutnya saat di dekat bunderan Waru masuk lagi 3 orang laki-laki, lalu salah satunya berpura-pura muntah sehingga mengenai sepatu dari korban dan korban bergeser tempat duduk,” jelas Rini, Jumat (29/10/2021).

Saat korban begeser dan lengah itulah, selanjuitnya salah satu pelaku mengambil handphone di saku korban. Apesnya, saat kedua orang laki-laki turun di depan DBL arena korban mengetahui bahwa 1 handphone I PHONE 11 tidak ada.

“Korban akhirnya ikut turun juga untuk mengejar kedua orang laki-laki tersebut namun tidak terkejar. Korban akhirnya membuat laporan ke Polsek Wonokromo,” tambah Rini.

Atas kejadian tersebut, petugas Reskrim langsung mengidetifikasi ketiga orang diduga pelaku tersebut dan berhasil menangkap 2 orang laki-laki yang terduga pelaku dalam tindak pidana pencurian itu.

Pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan 19 memori card handphone, 1 kabel charge, 3 casing, 2 dompet warna hijau, 2 jaket, dan 1 tas ransel warna hitam.

Kedua terduga pelaku dan barang buktinya langsung dibawa ke Polsek Wonokromo Surabaya guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Keduanya juga diektahui merupakan residivis dalam kasus pencurian dengan modus sama,” imbuh Rini.

Kepada Polisi, satu pelaku mengaku jika menjalankan aksi itu bersama dengan dua rekannya. Biasanya mereka menyatroni penumpang bemo Sidoarjo Surabaya dan bis mini Surabaya Mojokerto.

“Hasil saya jual di Pasar jongkok Wonokromo. Uangnya dibuat makan, beli baju dan minum-minuman keras,” aku pelaku Plolong.

Sementara, untuk air yang dimuntahkannya berasal dari air minum yang diminumnya sebelum naik bemo namun air itu tidak ditelan, melainkan dimuntahkan saat ada sasaran dalam setiap kendaraan. (JEM/RG4)

 

Berita Terbaru

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat tak hanya bermodal kekuatan fisik maupun keterampilan tugas, melainkan juga…

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…