RUU HKPD Digadang-gadang jadi Solusi Ketimpangan Pertumbuhan di Daerah

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi XI DPR Marinus Gea. (DPR)
Anggota Komisi XI DPR Marinus Gea. (DPR)

i

 

BACASAJA.ID - Anggota Komisi XI DPR Marinus Gea menuturkan, ada sebuah formulasi baru dalam Rancangan Undang-Undang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Daerah (RUU HKPD) yang diberikan kepada daerah-daerah yang memiliki Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sangat rendah, sehingga ke depannya seluruh daerah yang terlihat ada ketimpangan akan ada pemerataan.

“Kita merasakan bahwa memang ada ketimpangan-ketimpangan di daerah. Jadi menurut saya kita tidak bisa menilai bahwa RUU HKPD ini nanti akan berlaku kepada daerah-daerah tertentu saja, tetapi berlaku untuk seluruh pemerintah daerah pada semua tingkatan,” papar Marinus dikutip Senin (08/11/2021).

Anggota Fraksi PDI-Perjuangan DPR RI ini menjelaskan, terkait potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) ini sebenarnya sudah ada rumusannya dalam RUU HKPD. Marinus memastikan anggaran yang diberikan ke daerah dari pusat tidak akan berkurang, tetapi akan dilakukan pengetatan dalam rangka efisiensi dan efektifitas penggunaan anggaran negara.

“Menurut saya kita juga harus bicara secara general, karena kabupaten/kota yang ada di Indonesia ini tidak semua sama, ada yang PAD dan APBD-nya tinggi dan ada yang rendah. Tetapi pembangunannya tidak seimbang dan tidak merata sesuai dengan falsafah negara RI bahwa seluruh daerah di Indonesia harus menerapkan keadilan dalam pembangunan,” pungkas legislator dapil Banten III ini.

Sementara itu, Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti mengapresaisi masukan yang sangat banyak dan positif dalam rangka penyusunan RUU HKPD ini menjadi semakin bernilai.

“Kita sepakat karena pemerintah dengan DPR ini tidak mungkin membuat UU punya nilai tambah tapi tidak optimal. Jadi saya rasa ini hal yang sangat baik sekali untuk kita lakukan bersama dan mungkin nanti kita bisa lengkapi usulan dari unsur yang lain,” imbuhnya.

Astera menambahkan, masukan dari pihak-pihak terkait sebagain besar sudah masuk dari rancangan yang sudah disusun.

“Yang saya soroti tadi masalah ketimpangan, walaupun Pandeglang dan Lebak tidak hadir, bukan berarti ini lepas dari perhatian kita. Karena kami selalau diingatkan oleh para Anggota DPR, baik dari sisi ketimpangan daerahnya maupun stakeholder-nya. Misalnya masalah UMKM dan otonomi daerah ini selalu menjadi perhatian, untuk itu pemerintah pusat dan daerah mari kita dorong menjadi suatu sistem negara kesatuan RI yang betul-betul sinergis,” tutupnya. (PAR/RG4)

Berita Terbaru

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

JAKARTA- Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berpeluang ditetapkan sebagai tersangka apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti adanya…