Dua Minggu ke Depan Lengkapi Kelengkapan Berkendara atau Tilang

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto saat memeriksa kesiapan pasukan Operasi Zebra Semeru 2021.
Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto saat memeriksa kesiapan pasukan Operasi Zebra Semeru 2021.

i

BACASAJA.ID - Selama 14 hari kedepan, Polres Tulungagung bakal melakukan Operasi Zebra Semeru 2021, 15-23 November.

Dalam operasi ini, petugas bakal melakukan penilangan terhadap pelanggar lalu lintas. Petugas juga fokus pada pengendalian Covid-19 dengan membatasi mobilitas warga.

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto selepas apel persiapan pasukan Operasi Zebra Semeru 2021 di halaman Mapolres Tulungagung, mengatakan operasi ini untuk persiapan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Menurutnya pada Nataru sudah ada surat keputusan bersama untuk meniadakan hari libur.

"Tapi tetap kita lakukan edukasi, menurut pengalaman pasca libur Nataru terjadi lonjakan kasus Covid-19," jelasnya, Senin (15/11/21).

Masyarakat diminta mengurangi mobilitas, sehingga bisa perkembangan Covid-19 bisa terkendali. Salah satunya dengan tetap rekayasa lalu lintas di beberapa ruas jalan di Tulungagung.

Rekayasa jalan yang dilakukan seperti di Jalan Diponegoro dan jalan Ahmad Yani Timur. Di dua ruas jalan itu diberlakukan sistem 1 arah dari sebelumnya 2 arah.

"Untuk rekayasa masih tetap, karena secara leveling kita juga belum turun," jelasnya.

Saat ini Tulungagung masih bertengger di level 3 PPKM, dan terkendala capaian vaksinasi untuk lansia.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Bayu Agustyan menjelaskan ada 4 target operasi.

Yaitu mengurangi kerumunan, menurunkan pelanggaran lalu lintas dan laka lantas, memperlancar lalu lintas dan mengurangi angka kematian lantas serta terakhir menurunkan level PPKM di Tulungagung.

Untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, pihaknya bakal melakukan edukasi pada masyarakat dan penindakan.

"Kita akan melakukan penindakan selektif prioritas, contohnya melawan arus, tidak memakai helem, berbonceng 3," jelasnya.

Pelanggaran itu menurut Kasat berpotensi menimbulkan laka lantas dan merugikan orang lain. Untuk titik kemacetan berada di Jalan-jalan poros, jalan Diponegoro serta di sekitar jembatan Lembu Peteng.

Khusus untuk Jalan Diponegoro, sudah dilakukan rekayasa jalan satu arah, sehingga dapat mengurai kemacetan.

Rekayasa ini bakal dipertahankan hingga akhir tahun. Rekayasa lalu lintas kata Bayu berhasil menurunkan mobilitas hingga 30 persen.

"Saat sore hari arus meningkat, apalagi saat akhir pekan itu menjadi prioritas kita," katanya. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

SURABAYA – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur dinilai masih menyulitkan warga kurang mampu. Pasalnya, calon peserta didik d…

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas), Silmy Karim, menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tujuh orang lainnya. Mereka…

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…