Dinas Kesehatan Jatim: Makin Cepat Vaksinasi Booster, Makin Baik

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Erwin Ashta Triyono. (JNR)
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Erwin Ashta Triyono. (JNR)

i

BACASAJA.ID - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Erwin Ashta Triyono menyampaikan arahan Gubernur Jatim, bahwa untuk pelaksanaan vaksinasi booster makin cepat makin baik.

Namun sebelumnya agar memaksimalkan dosis satu lebih dulu, begitupun vaksin untuk remaja SMA/SMK serta anakusia 6 sampai 11 tahun.

“Sasaran vaksinasi COVID-19 booster ditujukan bagi masyarakat berusia 18 tahun ke atas dengan prioritas lansia, serta masyarakat risiko tinggi seperti penderita imunokompromais dan sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap atau 2 kali suntik, jugaminimal 6 bulan setelah penyuntikan dosis ke 2,” ujar Erwin, dikutip pada Kamis (13/1/2022).

Dikatakannya, pelaksanaan vaksinasi booster untuk wilayah Jatim dimulai Rau (12/1/2022) dilakukan diSurabaya, Kabupaten Gresik, Lamongan, dan Sidoarjo, serta Banyuwangi.

Lebih lanjut dikatakannya, sesuai arahan presiden,yakni pasien berusia 18 tahun dan setelah sudah 6 bulan terakhir vaksinnya, untuk yang lansia semua kabupaten /kota berikutnya boleh dilakukan.

Yang non lansia maka vaksinasi boosternya dilakukan setelah memenuhi target yaitu total 70 persen dan lansia sudah 60 persen, sehingga dari skala prioritas sesuai dengan sistem fokusnya pada lansia dengan pasien penderita imunokompromais.

“Prinsipnya semua kabupaten/kota boleh melakukan. Ketersediaan vaksin untuk sementara bagi pasien yang sudah lengkap vaksin primernya, atau vaksin dosis pertama dan kedua Sinovac, akan diberikan vaksin booster setengah dosis Pfizer atau AstraZeneca. Untuk vaksin primer AstraZeneca atau vaksin dosis pertama dan kedua AstraZeneca akan diberikan vaksin booster setengah dosis Moderna,” tambahnya.

Menurutnya, pemerintah akan siap memfasilitasi kebutuhan vaksin untuk masing-masing kabupaten/kota. Pemprov hanya mendistribusikan kalau vaksinasi datang, dan disesuaikan dengan kebutuhan alokasi kabupaten/kota.

“Untuk teknisnya masing-masing kabupaten/kota sudah punya petanya, seperti Surabaya sudah punya target-target yang harus dipenuhi, cuma ini spesial untuk lansia,” ujarnya.

Sebagai informasi, vaksinasi COVID 19 booster yang diberikan mulai 12 Januari 2022 ini sesuai dengan pertimbangan para peneliti dalam dan luar negeri serta sudah dikonfirmasi oleh Badan POM dan ITAGI.

Antara lain, untuk vaksin primer Sinovac atau vaksin dosis pertama dan kedua Sinovac, akan diberikan vaksin booster setengah dosis Pfizer atau AstraZeneca. Untuk vaksin primer AstraZeneca atau vaksin dosis pertama dan kedua AstraZeneca akan diberikan vaksin booster setengah dosis Moderna.

Seluruh kombinasi sudah mendapatkan persetujuan dari BPOM dan juga rekomendasi dari ITAGI. Kombinasi vaksin booster juga sudah sesuai dengan rekomendasi WHO di mana pemberian vaksin booster dapat menggunakan vaksin yang sejenis atau homolog atau juga bisa vaksin yang berbeda atau heterolog.

Heterolog diartikan sebagai vaksinasi booster yang menggunakan jenis vaksin berbeda dengan dosis pertama dan dosis kedua. Sementara Homolog merupakan vaksinasi booster dengan menggunakan jenis vaksin yang sama seperti vaksinasi dosis pertama dan kedua.

Vaksinasi booster ini akan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah seperti Puskesmas, rumah sakit pemerintah, maupun rumah sakit milik pemerintah daerah serta pos vaksinasi lainnya yang ditentukan oleh daerah masing masing. Dengan jumlah sasaran 100 orang meliputi Guru, Pengurus masjid, Ormas, Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB), dan PWI. (PAR/RG4)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…