Keliling Kantor Kelurahan, Bupati Ipuk Pastikan Layanan Publik tetap Berjalan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

i

BACASAJA.ID - Pelayanan publik menjadi salah satu prioritas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Meski saat ini angka kasus Covid-19 di Banyuwangi meningkat, Ipuk ingin memastikan pelayanan publik tetap berjalan, termasuk di tingkat kelurahan.

Untuk memastikan pelayanan publik di kelurahan tidak terganggu, Ipuk keliling kantor-kantor kelurahan di Banyuwangi meninjau fasilitas pelayanan publik.

Ipuk keliling kantor Kelurahan Mojopanggung, Pengantigan, Penganjuran, Singotrunan, dan Tukang Kayu.

"Saya ingin ingin memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik, meskipun saat ini angka Covid-19 di Banyuwangi tengah meningkat," kata Ipuk dikutip Kamis (17/2/2022).

"Pelayanan publik harus tetap jalan. Memang sebagian bisa dilakukan secara online, tapi sebagian tetap butuh kehadiran fisik. Karena itu pelayanan publik di kantor-kantor kelurahan, desa, OPD, harus tetap berjalan. Tinggal diatur saja untuk petugasnya," tambahnya.

Di kantor kelurahan tersebut Ipuk berkeliling berbagai ruangan, mulai ruang layanan, ruang pertemuan (aula), toilet, ruang tunggu, dan lainnya. Ipuk juga terlihat berbincang dengan petugas layanan, untuk mengetahui kendala yang dialami.

Selain itu Ipuk juga menegur lurah atau staf kelurahan yang tidak terlalu memperhatikan kebersihan. Seperti rumput yang telah tinggi, toilet yang kurang bersih, dan lainnya.

"Tolong jaga kebersihan, apalagi saat ini juga sedang musim deman berdarah," kata Ipuk.

Ipuk juga mengingatkan agar pelayanan publik, seperti ruang pelayanan kantor kelurahan harus didisinfeksi selesai jam kantor. Kelengkapan alat penunjang protokol kesehatan juga wajib dipastikan. Seperti pemindai suhu tubuh, sanitasi layak, masker, tempat cuci tangan, hingga pelindung diri bagi petugas.

"Intinya, kinerja petugas pelayanan publik tetap prima, tapi sekaligus protokol kesehatan diterapkan agar semuanya terhindar dari penyakit," pinta Ipuk.

Ipuk juga meminta agar aparatur kelurahan menggalakkan kerja bakti rutin untuk menjaga kebersihan lingkungan kantor kelurahan. (BWI/RG4)

Berita Terbaru

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat tak hanya bermodal kekuatan fisik maupun keterampilan tugas, melainkan juga…

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…