Dukungan untuk Reog Ponorogo sebagai WBtB ke UNESCO Terus Mengalir

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi.
Ilustrasi.

i

BACASAJA.ID - SELURUH pihak di Ponorogo terus memberikan dukungan kepada Reog pada langkahnya menjadi nominasi tunggal untuk didaftarkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBtB) atau Intangible Cultural Heritage (ICH) ke UNESCO pada tahun ini.

Sesepuh Reog Ponorogo Thobroni mengatakan, ia sangat bangga dengan keberhasilan reog yang saat ini menjadi nomimasi tunggal untuk didaftarkan sebagai WBtB di UNESCO.

Menurutnya hal ini membuktikan bahwa keindahan seni reog Ponorogo mendapatkan pengakuan. Ia yakin, budaya asli Ponorogo yang adiluhung ini bisa bersaing dengan kesenian dan budaya dari daerah dan negara lain.

“Saya sangat bangga. Budaya kita ini layak menjadi warisan dunia karena keindahannya dan keagungannya. Untuk para generasi muda, saya berpesan agar menyenangi dan terus mengembangkan kebudayaan ini,” ungkap pria yang juga disebut-sebut sebagai warok terakhir di Ponorogo ini, dikutip Kamis (10/3/2022).

Hal senada diungkapkan Widi Wardoyo, seorang pelaku usaha skala UMKM yang bergerak di bidang jual beli pernak-pernik reog dan cinderamata reog. Dikatakannya, ia dan seluruh pelaku usaha reog sangat mendukung pengajuan reog sebagai WBtB ke UNESCO. Sebab tak hanya akan membuat reog makin terkenal, tetapi juga akan meningkatkan daya tarik wisata di Ponorogo.

“Kalau pariwisata makin ramai, tentu berbagai barang yang kami sediakan bisa laku. Dan itu sebuah kebanggaan bagi kami di mana suvenir kami, hasil kebudayaan kami makin menyebar ke seluruh penjuru dunia,” ulas Widi.

Peneliti dari Kemdikbud RI Damarjati Kunmaryanto saat melakukan asistensi penyusunan naskah akademik dan video pengusulan Reog ke UNESCO mengatakan, saat ini pihaknya sedang berupaya mengisi form dari UNESCO dalam rangka pendaftaran tersebut.

“Dalam rangka mengisi form (dari UNESCO) kita harus melakukan penelitian. Karena form itu harus berdasarkan data yang otentik dan kekinian. Karena itu kita keliling Ponorogo untuk melengkapi form tersebut,” urainya.

Sebelumnya, tim sudah berkeliling ke sejumlah tempat seperti Lampung, Solo, dan Jabodetabek. Ponorogo menjadi daerah terakhir yang didatangi tim untuk pengisian form ini.

Beberapa tempat yang didatangi antara lain sesepuh reog, sekolah yang mengajarkan dan mengembangkan kesenian reog, pelaku usaha kerajinan reog, perajin peralatan reog, lokasi penangkaran burung merak, sanggar tari sampai mendatangi pertunjukan reog obyok yang ‘ditanggap’ oleh salah satu warga sebagai hiburan pada resepsi pernikahan.

“Ini sebenarnya bukan penelitian murni tapi bagaimana kit amencari data terkait dengan formulir yang sudah disediakan UNESCO dan itu harus kita isi berdasarkan informasi data-data terbaru. Semoga dengan apa yang kita lakukan bisa berjalan sesuai dengan tuntunan dari UNESCO ini reog bisa lolos,” tuturnya. (PNG/RG4)

Berita Terbaru

Dengar Persoalan Lahan Warga Pasangkayu, Kapolda Sulbar Kedepankan Dialog dan Kepastian Hukum

Dengar Persoalan Lahan Warga Pasangkayu, Kapolda Sulbar Kedepankan Dialog dan Kepastian Hukum

Kamis, 22 Okt 2026 18:47 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 18:47 WIB

MAMUJU – Persoalan lahan dan keamanan masyarakat Pasangkayu menjadi perhatian dalam audiensi Kapolda Sulawesi Barat bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) T…

Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran

Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran

Kamis, 22 Okt 2026 14:24 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 14:24 WIB

POLDA SULBAR – Polda Sulbar secara resmi menerbitkan mutasi 223 personel bintara untuk memperkuat jajaran kepolisian di tingkat wilayah. Langkah strategis ini t…

Hore! Jalan Raya Pansela Penghubung Dua Kecamatan di Nganjuk Segera Diperbaiki

Hore! Jalan Raya Pansela Penghubung Dua Kecamatan di Nganjuk Segera Diperbaiki

Kamis, 22 Okt 2026 13:30 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 13:30 WIB

Estimasi pelaksaannya, yaitu November akhir atau awal Desember 2026.…

Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional

Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional

Kamis, 22 Okt 2026 10:39 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 10:39 WIB

Polda Sulbar – Keimanan dan profesionalisme menjadi dua pilar penting dalam tugas kepolisian khususnya di Sulbar. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Bimbingan R…

Polantas Sulbar, Samsat dan Jasa Raharja Edukasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, Taat Pajak Dapat Coklat dari Petugas

Polantas Sulbar, Samsat dan Jasa Raharja Edukasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, Taat Pajak Dapat Coklat dari Petugas

Kamis, 22 Okt 2026 09:26 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 09:26 WIB

POLDA SULBAR- Terlihat pemandangan berbeda dari kegiatan operasi pemeriksaan kendaraan yang dilakukan Polantas Polda Sulbar bersama Samsat dan Jasa Raharja…

Tanah Diklaim BBWS, Air Bersih Terkendala, Anggota DPRD Josiah Michael Soroti Nasib Warga Warugunung

Tanah Diklaim BBWS, Air Bersih Terkendala, Anggota DPRD Josiah Michael Soroti Nasib Warga Warugunung

Kamis, 22 Okt 2026 09:22 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 09:22 WIB

SURABAYA – Persoalan status tanah dan sulitnya akses air bersih menjadi keluhan warga Warugunung, Kota Surabaya. Selain mempertanyakan lahan yang diklaim masuk …