Usai Libur Lebaran, Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Sebut Cakra Manggilingan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat
Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat

i

SURABAYA - Masa Libur Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah yang cukup panjang memberikan sebuah kesan yang mendalam bagi sanak saudara untuk bersilaturahmi. Dua tahun harus menjalankan Hari Kemenangan dengan pembatasan akhirnya bisa terbayarkan.

Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan kota Surabaya Achmad Hidayat menyebut prinsip "Cakra Manggilingan" untuk menyambut kembali aktivitas kehidupan menuju normal.

"Dalam konteks ini kita harus semangat kembali , bagi segenap elemen masyarakat untuk kembali beraktivitas untuk melanjutkan jalan pengabdiannya pada berbagai sektor" , kata Achmad Hidayat

Dirinya menyampaikan bahwa sebagai kultur yang mewarnai kehidupan masyarakat sehari - hari , yang mengajarkan agar tidak terlalu larut berlebihan dalam sebuah kondisi terntentu sehingga senantiasa siaga menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi.

"Ajaran yang adiluhung ini perlu digelorakan secara terus menerus agar kita senantiasa eling lan waspada , pasca melandainya pandemi Covid - 19 saatnya bersama sama membantu pemerintah untuk menggenjot kembali perekonomian terutama ekonomi kerakyatan" , kata Politisi Muda PDI Perjuangan kota surabaya tersebut

Ia juga mengingat bahwa setiap proses akan mengalami fase yang telah diatur oleh Tuhan Yang Maha Kuasa , ada susah dan ada saatnya bahagia. Achmad juga beranggapan bahwa bangsa indonesia dan warga surabaya khususnya memiliki karakter yang tangguh dan tawakkal. (*)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…