Perda Pesantren Disahkan Gubernur Jatim, Mahfud : Upaya DPRD Jatim Majukan Pondok Pesantren

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Mahfud
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Mahfud

i

BACASAJA.ID - Pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Fasilitasi Pengembangan Pesantren oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan pimpinan DPRD Jatim  mendapatkan sambutan luar biasa dari berbagai elemen masyarakat.

Perda yang merupakan turunan dari UU Nomor 18/2019 diharapkan dapat mendorong pesantren melakukan percepatan dan peningkatan kualitas. Selain itu, perda tersebut juga memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi pesantren.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Mahfud, menyampaikan, Perda Fasilitasi Pengembangan Pesantren merupakan perda inisiasi DPRD Jawa Timur. Menurutnya, pengusulan perda tersebut tidak terlepas dari upaya DPRD Jawa Timur untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat pesantren.

“Perda ini merupakan upaya dan perjuangan seluruh anggota DPRD Jawa Timur untuk bersama memajukan pondok pesantren. Dengan Perda ini, kami berharap pondok pesantren semakin maju dan berkembang,” katanya.

Karena itu, Mahfud berharap tidak ada pihak atau golongan yang merasa paling berjasa atas lahirnya Perda tersebut. Ke depan, jelasnya, bukan lagi meributkan siapa yang paling berjasa atas lahirnya Perda tersebut.

“Sekarang kita fokus mendorong Gubernur Jawa Timur untuk segera mengeluarkan aturan juknisnya. Bukan lagi ke sana-ke sini main klaim Perda ini adalah perjuangan kami. Sekali lagi, perda ini merupakan buah perjuangan seluruh anggota DPRD Jatim. Bukan fraksi A atau fraksi B,” ujarnya.

Mahfud mendorong pondok pesantren untuk proaktif dalam mengawal implementasi perda tersebut, bukan semata menjadi arsip.

“Sebagai alumni, saya mengajak pada pondok pesantren untuk bersama mengawal implementasi perda ini. Sehingga upaya dan perjuangan kami di DPRD Jawa Timur benar-benar memberikan manfaat,” jelasnya.

Mahfud juga mendorong pondok pesantren untuk segera menyusun agenda dan program untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas. Salah satunya dengan berbenah untuk memiliki ruang kesehatan dan koperasi pesantren.

“Dengan perda ini kita ingin mendorong pesantren lebih berdaya dan mandiri. Saya menginginkan, setiap pesantren punya klinik atau pusat kesehatan. Juga koperasi pesantren,” tandasnya. (JNU)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…