Ini Pesan Puan Maharani Saat Bertemu Pendamping PKH Dan LP2BN

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPR RI, Puan Maharani, bertemu dengan sejumlah pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Lembaga Pelindung dan Pelestari Budaya Nusantara (LP2BN) di Grand Empire Hotel, Rabu (15/6/2022)
Ketua DPR RI, Puan Maharani, bertemu dengan sejumlah pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Lembaga Pelindung dan Pelestari Budaya Nusantara (LP2BN) di Grand Empire Hotel, Rabu (15/6/2022)

i

SURABAYA - Ketua DPR RI, Puan Maharani, bertemu dengan sejumlah pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Lembaga Pelindung dan Pelestari Budaya Nusantara (LP2BN) di Grand Empire Hotel, Rabu (15/6/2022).

Turut hadir dalam acara tersebut, anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia, anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, Ketua DPRD Provinsi Jatim, Kusnadi, anggota Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno, dan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Sambil bercengkrama, Puan Maharani berbagi pengalamannya selama terjun langsung melakukan sosialisasi di awal-awal tercetusnya PKH.

Ia mengatakan, kala itu perlu kesabaran dan ketelatenan penuh dalam membantu para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengakses penyaluran bantuan.

“Jadi, saya bisa rasakan, karena saya juga pernah mengurusi hal tersebut. Dari yang awalnya pakai pin sampai akhirnya sekarang semua ada yang dari bank dan pos, jadi tidak perlu susah-susah ke bank,” ucap Puan.

Karena itu, cucu Bung Karno itu mengapresiasi upaya pendamping PKH yang terus berjuang untuk mengawal dan membantu segala persoalan para KPM.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kerja kerasnya yang membantu ibu-ibu KPM dalam menyelesaikan masalah di lapangan. Saya paham tidak mudah menjadi pendamping PKH untuk mengajari masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, program pendamping PKH telah berefek signifikan pada kemandirian para ibu rumah tangga. Lewat PKH, para ibu bisa berdaya dan lebih sejahtera.

“Jadi, pengaruh PKH pada ibu-ibu ini signifikan. Ini harus ada karena kita punya cita-cita yang sama untuk berdayakan ibu-ibu menjadi warga yang mandiri. Di tangan seorang ibu yang berdaya keluarga itu bisa sejahtera,” tuturnya.

“Apa yang kita lakukan mungkin belum sempurna, tapi paling tidak kita bisa berperan bagi seluruh Indonesia. Dan saya minta pendamping PKH itu sabar dan selalu berjuang untuk Indonesia,” jelasnya.

Setelah memberi wejangan kepada para pendamping PKH, Ketua DPP PDI Perjuangan itu melanjutkan cengkramanya dengan perwakilan LP2BN, dan mengapresiasi upaya mereka yang tak kenal lelah melestarikan budaya tanah air.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh LP2BN, karena inilah Indonesia, inilah budaya Indonesia yang beragama dan berbudaya dengan keberagaman,” jelasnya.

Menurutnya, apa yang telah dilakukan LP2BN merupakan cerminan dari potret toleransi dan menghargai leluhur bangsa, yang perlu terus dimasifkan.

“Kita harus saling menghargai dan mentoleransi. Tadi, bahwa bapak-ibu sudah bersemangat untuk mengurus kebudayaan tolong terus dilanjutkan. Jangan pernah lupa dengan akarnya,” pungkasnya. (PPJ)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…