SURABAYA - Jagad media sosial digemparkan video viral yang memperlihatkan dua orang terlibat carok di Jalan Raya Bunder, Kecamatan Kebomas, Gresik. Carok atau perkelahian dengan menggunakan senjata tajam celurit itu dikabarkan terjadi pada Rabu, 30 Oktober 2024.
"Kejadian geger geden isuk iki nang Bunder, Gresik rek! Dua orang tampak berkelahi, menggunakan senj*ta t*jam. Ya Allah," tulis akun Instagram @gresik_bercerita dalam caption video yang diunggah.
Baca juga: Inisiatif Berujung Pidana: Eks Buruh PT SP Tbk Ditetapkan Sebagai Tersangka oleh Polres Gresik
Informasi yang dihimpun insiden berdarah itu terjadi di dekat gapura selamat datang Kabupaten Gresik. Kejadiannya sekitar pukul 07.30 WIB saat banyak orang berangkat kerja. Tak heran kejadian itu mengakibatkan kemacetan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Dari kabar yang beredar, dua orang yang terlibat carok itu merupakan polisi cepek, yakni orang (bukan polisi) yang mengatur jalanan dengan imbalan sejumlah uang. Mereka biasa mengatur jalanan di sekitar putar balik depan SPBU dekat Waduk Bunder.
Dalam video yang beredar terlihat kedua pria yang membawa sajam itu saling serang hingga salah satu terjatuh dan mengalami luka bacok.
Baca juga: Video Diduga Ketua DPRD Gresik Ajak Duel Pendemo Viral, Syahrul Munir Dikecam
Belum diketahui pasti penyebab dan identitas kedua pria yang terlibat aksi carok tersebut. Namun informasi yang beredar, kedua pria itu berebut lahan polisi cepek.
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan pihaknya dan Polsek Kebomas langsung turun menyelidiki kejadian viral tersebut.
Menurut dia, pelaku sudah diamankan ke Polsek Kebomas. Sedang korban carok dilarikan ke RSUD Ibnu Sina untuk mendapatkan perawatan.
Baca juga: Cetak Agripreneur Muda, Petrokimia Gresik Gulirkan Beasiswa 50 Petani Muda
"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Kebomas. Anggota masih menyelidiki," kata Aldino saat dikonfirmasi wartawan.
Dari kejadian ini, polisi mengamankan senjata tajam jenis celurit dan pipa besi yang digunakan kedua pelaku saat berkelahi. ***
Editor : Redaksi